Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS UMKM VERMEL BLANC MELALUI MODERNISASI PRODUKSI, DIGITALISASI PEMASARAN, DAN OPTIMALISASI KEUANGAN Yayuk Nurjanah; Denta Purnama; Kusuma Dewi; Safitri Putri Adi Nugroho; Annisa Kamilani
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i3.3201

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya sebagai penyerap tenaga kerja dan pendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. Namun masih banyak di antaranya masih memiliki keterbatasan meliputi rendahnya literasi digital, pemasaran online yang belum optimal, serta kendala dalam permodalan dan perencanaan usaha. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) hadir untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut pada salah satu UMKM yaitu Vermel Blanc. Kegiatan PkM berangkat dari permasalahan rendahnya efisiensi produksi, keterbatasan promosi digital, dan pencatatan keuangan manual yang kurang akurat. PkM ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM Vermel Blanc melalui modernisasi produksi, digitalisasi pemasaran, dan optimalisasi keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Juni sampai dengan 27 September 2025. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, brainstorming, demonstrasi, pelatihan, evaluasi, dan pendampingan, dengan fokus pada penggunaan mesin obras, mesin overdeck, dan mesin sablon. Tidak hanya dalam proses produksi, adapun dalam pengembangan digital marketing yaitu pengembangan website dan media sosial, serta pada aspek keuangan menerapkan pencatatan keuangan berbasis Excel sesuai SAK EMKM. Adapun evaluasi dilakukan menggunakan kombinasi observasi terstruktur, kuesioner pemahaman, serta wawancara tindak lanjut (follow-up interview) untuk menilai tingkat partisipasi dan pemahaman peserta pada setiap sesi. Setelah sesi pelatihan, peserta mengisi kuesioner skala likert untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap materi mengenai aspek produksi sebanyak 10 pertanyaan, aspek pemasaran sebanyak 10 pertanyaan, dan aspek keuangan sebanyak 10 pertanyaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dengan kualitas jahitan dan variasi produk yang lebih baik, perluasan jangkauan pasar melalui pemasaran digital, serta peningkatan keterampilan pencatatan keuangan yang lebih terstruktur. Penambahan mesin obras, mesin overdeck, dan mesin press sablon membuat Vermel Blanc dapat mengerjakan penjahitan kaos dan menyablon sendiri tanpa dilimpahkan ke rekanan lainnya. Kemudian hasil dari kuesioner untuk tingkat pemahaman mitra meningkat signifikan, dengan skor produksi dari 2,65 menjadi 4,24, pemasaran dari 2,54 menjadi 4,17, dan keuangan dari 2,25 menjadi 4,06. Penjualan bulanan juga naik 283,33% dalam tiga bulan pendampingan. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi terpadu mampu memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM.
The Role of Sustainability Reports, Earnings Quality, And Company Size In Determining Company Value Kusuma Dewi; Annisa Kamilani; Tri Marlina; Triandi Triandi
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIAKES Edisi Oktober 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i5.4679

Abstract

This study examines the influence of sustainability reporting, earnings quality, and firm size on firm value among companies consistently listed in the SRI-KEHATI Index during the 2020–2024 period. The decline in firm value as measured by Tobin’s Q and the downward trend in earnings quality among sustainable companies raise questions about the effectiveness of sustainability practices and financial performance in enhancing market perception. This research aims to empirically analyze how the extent of sustainability report disclosure, earnings quality based on the ratio of operating cash flow to earnings, and firm size affect firm value. The study employs a quantitative approach using balanced panel data consisting of 59 observations, analyzed through multiple linear regression and classical assumption testing using SPSS. The results reveal that sustainability reporting has a significant negative effect on firm value, indicating that sustainability disclosures have yet to be perceived as positive signals by investors. Earnings quality also shows a significant negative effect, suggesting potential earnings management practices and investor skepticism toward reported financial information. Conversely, firm size significantly and positively influences firm value, reaffirming that larger firms are more capable of convincing the market regarding their stability and growth prospects. Collectively, the three variables explain 30.3% of variations in firm value. These findings conclude that sustainability reporting and earnings quality are not yet the primary determinants of firm value among sustainable firms in Indonesia, while firm size remains the most influential factor for investors. Keywords: sustainability reporting; earnings quality; firm size; firm value; SRI-KEHATI