Nurfadhila A. Baso Upa
Universitas Pejuang Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deskripsi Kesulitan Belajar Matematika Siswa ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Kelas VIII Nurfadhila A. Baso Upa; Winda Pratiwi; Hasma Dewi
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.639

Abstract

Abstrak harus diakhiri dengan komentar tentang pentingnya hasil atau kesimpulan singkat. Kesulitan belajar matematika merupakan permasalahan yang kompleks dan dapat ditinjau dari berbagai aspek, baik yang bersumber dari faktor eksternal maupun internal siswa. Salah satu karakteristik kognitif yang berpengaruh terhadap cara siswa menerima, mengolah, dan memahami informasi adalah gaya kognitif. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mendalam mengenai deskripsi kesulitan belajar matematika siswa ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun sumber data diperoleh dengan pemberian tes GEFT, tes soal dan wawancara. Terdapat dua subjek yang terpilih dari hasil test GEFT yaitu perwakilan dari gaya kognitif field dependent dan gaya kognitif field independent. Hasil penelitian ini yaitu subjek dengan gaya kognitif field dependent cenderung mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika yang berbentuk cerita. Selain itu, subjek juga menunjukkan keterbatasan dalam menerapkan konsep matematika. Pada aspek penggunaan prinsip matematika, subjek field dependent mampu menjelaskan informasi yang diketahui dan menerapkan rumus yang sesuai dalam menyelesaikan permasalahan. Subjek dengan gaya kognitif field independent menunjukkan kemampuan yang baik dalam memahami soal cerita, mengidentifikasi informasi yang diketahui dan ditanyakan, serta mengubah permasalahan ke dalam bentuk matematika. Subjek tidak mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep maupun prinsip matematika. Oleh karena itu, penting bagu guru untuk memperhatikan gaya kognitif siswanya karena berpengaruh terhadap kesulitan belajar siswa.