Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Photonovela untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Anak Usia Sekolah Rachmalia Rachmalia; Sri Intan Rahayuningsih; Hasmila Sari; Imelda
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v5i1.377

Abstract

School-age children are vulnerable to disaster threats, including those in the school environment. It is important to recognize and understand their daily surroundings. Using photonovella is an innovative strategy. Photonovella helps reconstruct children's understanding and awareness of disaster preparedness. They also help communicate experiences and select which stories to tell. The objective is to help school-aged children recognize disaster risks and build disaster preparedness using a photonovella. The project results show improved attitudes and awareness in identifying disaster risks and better planning of prevention efforts. Photonovella are attractive and easy for children to understand. They serve as an effective medium for disaster preparedness education in schools. Involvement from teachers is recommended for success and sustainability.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SEKOLAH DASAR DALAM PENURUNAN RISIKO BENCANA Hayatun Nurjauhara; Rachmalia Rachmalia
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7381

Abstract

Pengurangan Resiko Bencana di sekolah dasar tidak terlepas dari keterlibatan pihak sekolah yaitu guru. Kesiapsiagaan Pengurangan Resiko Bencana sangat diperlukan mengingat Indonesia termasuk salah satu negara rawan bencana dan masih kurangnya pengetahuan anak usia sekolah dalam hal menanggapi bencana di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran pengurangan resiko bencana di sekolah dasar meliputi beban mengajar, pengalaman mengajar, kualifikasi pendidikan, sumber belajar, kesejahteraan guru, etos kerja guru, sarana dan prasarana pendidikan. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 90 guru dan 15 kepala sekolah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan beban mengajar pada kategori terpenuhi 82,2%, pengalaman mengajar pada kategori ada 65,6%, sumber mengajar pada kategori ada 86,7%, kualifikasi pendidikan pada kategori sarjana 87,8%, kesejahteraan guru pada kategori cukup 56,7%, etos kerja pada kategori baik 63,3%, sarana dan prasarana sekolah pada kategori siap 86,7%. Dapat disimpulkan bahwa dari 7 faktor yang diteliti, semuanya termasuk dalam kategori baik. Saran peneliti bagi pihak sekolah terutama kepala sekolah agar mendorong partisipasi semua guru dalam pengurangan resiko bencana dengan memperhatikan faktor yang mempengaruhi kinerja guru secara optimal.
Gambaran Peran Perawat Puskesmas dalam Penanggulangan Pra Bencana di Kota Banda Aceh Maya Ananda; Rachmalia Rachmalia
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v4i2.326

Abstract

Banda Aceh is at high risk for disasters like earthquakes and tsunamis. Community health center (Puskesmas) nurses play a crucial role in disaster management, particularly before disasters, in reducing casualties and enhancing preparedness. However, the implementation of the seven roles of community nurses for earthquake and tsunami preparedness needs to be supported regularly so that the motivation and ability of nurses to carry out their roles can be maximised. Therefore, this study examined the role of these nurses in pre-disaster management in Banda Aceh using a descriptive exploratory design with a cross-sectional approach. Samples were collected through self-reported questionnaires. The results showed that 60.3% of Puskesmas nurses had a good role in pre-disaster management. By category, the findings were as follows: care provider (92.3%), client advocate (97.4%), educator (76.9%), case manager (57.7%), collaborator (57.7%), counselor (91.0%), and change agent (66.7%). Based on these results, it can be concluded that Puskesmas nurses have performed well in disaster preparedness in Banda Aceh. Accordingly, it is recommended that nurses strengthen their roles as case managers, collaborators, change agents, and educators through capacity building and regular disaster simulations with multidisciplinary teams.