Siti Musarofah
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Self Awareness terhadap Peningkatan Pengetahuan Arah Karir Siswa Moch Robi Tri Putra Maulana; Ray Adma Latif; Shofiyyah Shofiyyah; Siti Musarofah; Cindy Marisa
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 3 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.734477

Abstract

Self Awareness merupakan proses mengenali motivasi, pilihan dan kepribadian kita lalu menyadari pengaruh faktor tersebut atas penilaian, keputusan dan interaksi kita sendiri. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilaku yang baru individu sebagai dasar untuk memperbaiki perilaku dari perilaku sukses yang bisa dikaitkan dengan kepribadian sukses. Individu dapat meraih kepuasaan dalam mengubah dirinya. Selain itu, lebih berfokus kepada kedisiplinan serta bisa bertanggung jawab secara sadar. Metode penelitian yang dipilih ialah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpula data di lakukan dengan review artikel dengan kurun waktu 2019-2024. Artikel yang di gunakan sebanyak 11 Artikel dalam hal ini di peroleh dari Google Schoolar. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwasanya Self Awareness dapat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan karir siswa.
Peran Bimbingan dan Konseling dalam Mencegah Bullying Shofiyyah Shofiyyah; Siti Musarofah; Ray Adma Latif; Moch Robi Tri Putra Maulana; Dian Renata
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.814479

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti peran bimbingan dan konseling dalam mencegah perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, artikel ini mengeksplorasi berbagai layanan yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling (K&K), seperti layanan informasi, konseling individu, dan bimbingan kelompok, yang berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap perundungan. Temuan menunjukkan bahwa guru K&K memainkan peran penting dalam mendidik siswa tentang dampak perundungan, mengidentifikasi individu yang berisiko, dan melibatkan orang tua dan guru lain dalam upaya pencegahan. Selain itu, implementasi program konseling terstruktur dapat mengurangi frekuensi dan dampak negatif perundungan di sekolah. Kesimpulannya, bimbingan dan konseling merupakan komponen strategis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.
Upaya Guru Bimbingan Konseling terhadap Pembentukan Konsep Diri pada Remaja di SMK Purnama 2 Jakarta Dhea Amallia; Siti Musarofah; Luthfiyah Nurfaizah; Alifia Hasna Mufida; Mayra Eka Putri
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.824480

Abstract

Terdapat siswa yang tidak mematuhi peraturah sekolah, seperti merokok dan membolos, sehingga menunjukkan bahwa belum memiliki konsep diri yang baik. Ketidakmampuan siswa dalam mengelola perilaku sesuai aturan sekolah mencerminkan kurangnya pemahaman dan pembentukan konsep diri. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi upaya yang dilakukan guru bimbingan konseling dalam pembentukan konsep diri remaja di SMK Purnama 2 Jakarta serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri remaja di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 orang wakil kepala sekolah, 1 orang guru bimbingan konseling dan 2 orang siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru bimbingan konseling memegang peranan penting dalam pembentukan konsep diri siswa secara menyeluruh. Guru bimbingan konseling secara aktif melakukan pendekatan preventif, personal, empatik, dan reflektif, seperti edukasi tentang risiko kenakalan remaja, konseling individu, komunikasi terbuka, serta mendorong keterlibatan siswa dalam kegiatan positif di sekolah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri siswa yaitu dukungan keluarga, lingkungan pertemanan, penampilan fisik, serta penerimaan sosial di lingkungan sekolah dan rumah.