This Author published in this journals
All Journal Hexagon
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ms. PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI DAN PENENTUAN KOEFISIEN DIFUSI ALIRAN GAS METANA MELALUI REKAHAN BATUAN DI TAMBANG BATUBARA PADA SKALA LABORATORIUM Nandita Suri Kallo; Sayidatina Hayatuzzahra; Welly Handa Nuraga
Hexagon Vol 7 No 2 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i2.7763

Abstract

Emisi metana pada tambang batubara bawah tanah menimbulkan risiko keselamatan dan lingkungan, seperti ledakan metana serta pembentukan gas karbon monoksida (CO). Emisi ini berlangsung selama kegiatan penambangan hingga pascatutup tambang, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran secara dini. Penelitian ini mengembangkan Automatic and Continuous Monitoring System-CH? (ACMS-CH?) sebagai sistem pemantauan yang fleksibel untuk mengukur konsentrasi metana secara kontinu dan langsung di lapangan. Data konsentrasi metana selanjutnya dianalisis untuk mengevaluasi difusi dan permeabilitas gas melalui rekahan batuan. Model rekahan dibuat di laboratorium dengan tiga konfigurasi berdasarkan kompleksitas alur dan spasi rekahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekahan dengan alur yang lebih sederhana memiliki koefisien difusi metana yang lebih tinggi dibandingkan rekahan dengan alur yang lebih kompleks. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik rekahan berpengaruh terhadap mekanisme transport metana dan mendukung pengembangan sistem pemantauan kebocoran gas pada tambang batubara bawah tanah.