p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hexagon
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ms ANALISIS POTENSI KELONGSORAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI AKTIVITAS PENAMBANGAN MANGAN DI PT. NGALI SUMBAWA MINING Sayidatina Hayatuzzahra; Nandita Suri Kallo; Rizky Akbar; Ardian Anwar; Dimas Wijaya; Popi Jolia Salia; Veri Irsha Pratama; Zaki Ulwan Muflih
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7144

Abstract

Kegiatan  pertambangan  mangan  di  PT  Ngali  Sumbawa  Mining  (PT  NSM),  merupakan perusahaan swasta nasional yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak tahun 2011 yang berlokasi di Desa Lape, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pertambangan terbuka oleh PT. Ngali Sumbawa Mining berpotensi menimbulkan perubahan kondisi lingkungan, terutama pada kestabilan lereng dan kualitas air permukaan di sekitar wilayah tambang. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk menilai potensi bahaya lingkungan akibat aktivitas penambangan mangan. Evaluasi terhadap risiko longsor ke arah Dusun Ngali serta kemungkinan pencemaran air menjadi langkah awal untuk memastikan kegiatan penambangan tetap sesuai dengan prinsip pertambangan berkelanjutan (sustainable mining). Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode kuantitatif, melalui studi literatur, observasi lapangan serta pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan, kondisi lereng pada area penambanga PT Ngali Sumbawa Mining stabil, sehingga potensi kelongsoran kecil. Sedangkan, untuk kualitas air dari aktivitas penambangan masih berada dalam rentan baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah
ms. PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI DAN PENENTUAN KOEFISIEN DIFUSI ALIRAN GAS METANA MELALUI REKAHAN BATUAN DI TAMBANG BATUBARA PADA SKALA LABORATORIUM Nandita Suri Kallo; Sayidatina Hayatuzzahra; Welly Handa Nuraga
Hexagon Vol 7 No 2 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i2.7763

Abstract

Emisi metana pada tambang batubara bawah tanah menimbulkan risiko keselamatan dan lingkungan, seperti ledakan metana serta pembentukan gas karbon monoksida (CO). Emisi ini berlangsung selama kegiatan penambangan hingga pascatutup tambang, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran secara dini. Penelitian ini mengembangkan Automatic and Continuous Monitoring System-CH? (ACMS-CH?) sebagai sistem pemantauan yang fleksibel untuk mengukur konsentrasi metana secara kontinu dan langsung di lapangan. Data konsentrasi metana selanjutnya dianalisis untuk mengevaluasi difusi dan permeabilitas gas melalui rekahan batuan. Model rekahan dibuat di laboratorium dengan tiga konfigurasi berdasarkan kompleksitas alur dan spasi rekahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekahan dengan alur yang lebih sederhana memiliki koefisien difusi metana yang lebih tinggi dibandingkan rekahan dengan alur yang lebih kompleks. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik rekahan berpengaruh terhadap mekanisme transport metana dan mendukung pengembangan sistem pemantauan kebocoran gas pada tambang batubara bawah tanah.