Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Lean Six Sigma Implementation, Information Technology Utilization, and Bed Capacity on Length of Inpatient Stay at Karya Medika Hospital, Bantar Gebang, Bekasi, in 2025 Astri Gunardi; Atik Kridawati; Herawati Herawati; Thika Marliana
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.7229

Abstract

The Length of stay is a crucial indicator in hospital service systems. This study aims to analyze the influence of Lean Six Sigma implementation, the use of information technology, and bed capacity on the length of stay at RS Karya Medika Bantar Gebang. The research method used is a quantitative approach with a descriptive analytical design. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate, bivariate, and multivariate tests. The univariate analysis results show that the majority of respondents are aged 20-35 years (59.00%), female (64.10%), and work as nurses (56.40%). Bivariate analysis using Pearson correlation test shows that Lean Six Sigma implementation has a strong relationship with length of stay (r = 0.855, p = 0.000), the use of information technology has a very strong relationship (r = 0.906, p = 0.000), and bed capacity also has a strong relationship (r = 0.838, p = 0.000). Multivariate analysis results using multiple linear regression indicate that Lean Six Sigma implementation (β = 1.583, p = 0.000) and the use of information technology (β = 0.954, p = 0.043) significantly affect the length of stay, while bed capacity (β = 0.505, p = 0.243) does not have a significant effect. The regression model used has an R value of 0.944 and an R Square value of 0.892, indicating that 89.2% of variations in length of stay can be explained by the three independent variables. The conclusion of this study is that Lean Six Sigma implementation and the use of information technology significantly contribute to reducing the length of stay, while bed capacity does not have a direct impact. Therefore, hospitals are advised to further optimize the implementation of Lean Six Sigma and information technology to improve service efficiency.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS. Bhayangkara TK II Jambi Herawati Herawati; Alih Germas Kodiyat; Eka Yoshida
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7096

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit saat ini tengah dihadapkan dengan era persaingan global diberbagai sektor kesehatan. Berdasarkan data satu dekade terakhir tepatnya 2002-2021 jumlah rumah sakit di Indonesia bertambah 169,73% menjadi 2.522 pada tahun 2021. Loyalitas dari pasien sangatlah penting bagi kelangsungan dan pertumbuhan sebuah Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Bauran Pemasaran Rumah Sakit terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS. Bhayangkara TK II Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 170 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 responden. Cara pengambilan sampe dengan random sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan univariat, bivariat dan multi variat. Hasil analisis multivariat menunjukkan ada pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS adalah Pada variabel Harga(Price), nilai koefisien regresi (B) sebesar 0.858 dengan POR (Prevalence Odds Ratio) 2.360 dan interval kepercayaan 95% (0.868-6.415) serta p-value sebesar 0.093, variabel Promosi (Promotion) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.799 dengan POR 2.224 dan interval kepercayaan 95% (0.929-5.326) serta p-value sebesar 0.073. variabel Produk(Product) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.819 dengan POR 2.268 dan interval kepercayaan 95% (0.913-5.633) serta p-value sebesar 0.078 yang terbukti signifikan lebih kecil dari 0,05 Sementara itu, variabel Tempat(Place) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.401 dengan POR 1.494 dan interval kepercayaan 95% (0.591-3.777) serta p-value sebesar 0.397.Hasil menunjukan terdapat pengaruh Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place) dan Promosi (Promotion) terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS Bhayangkara TK II Jambi Kata Kunci : Loyalitas, Bauran Pemasaran, Rumah Sakit, Rawat Inap