Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

DAMPAK BULLYING PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI DKI JAKARTA DALAM PERSPEKTIF KESEHATAN JIWA Uswatun Chasanah; Thika Marliana; Dian Sulasmy
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.945 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.107

Abstract

Bullying yaitu suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang merasa lebih kuat terhadap seseorang yang lemah dan bermaksud untuk menyakiti yang bersifat fisik, verbal, atau psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak bullying pada mahasiswa keperawatan di Jakarta dalam perspektif  kesehatan jiwa. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi  dengan metode wawancara mendalam. Partisipan adalah mahasiswa keperawatan yang menjadi korban bullying yang diperoleh melalui purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil rekaman wawancara dan catatan lapangan yang dianalisis dengan menerapkan tehnik Collaizi. Penelitian ini menghasilkan 5 tema. Hasil penelitian menggambarkan tentang perilaku bullying yang pernah dialami oleh partisipan diantaranya perilaku bullying yang nyata seperti aniaya fisik dan aniaya sosial. Perilaku bullying yang terselubung seperti aniaya psikologis dan aniaya verbal. Dampak yang dialami oleh partisipan meliputi dampak fisik, dampak psikologis, dan dampak sosial. Mekanisme koping yang digunakan oleh partisipan meliputi penyelesaian masalah berfokus pada diri sendiri dan penyelesaian masalah berfokus pada orang lain. Harapan partisipan meliputi harapan dari diri sendiri dan harapan terhadap lingkungan. Temuan penelitian bullying ini dapat dimanfaatkan oleh program studi, hendaknya dapat dimasukan kedalam kurikulum pembelajaran dan dikembangkan cara menyelesaikan dampak bullying pada mahasiswa.Kata kunci       : mahasiswa keperawatan , bullying,  dampak bullying.Daftar Pustaka: 58
Pemeriksaan Kesehatan Tekanan Darah Dan Glukosa Darah (DM) Gratis Di Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi Jakarta Selatan Erlin Ifadah; Thika Marliana
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.811 KB) | DOI: 10.52643/pamas.v3i1.374

Abstract

Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi yang termasuk dalam wilayah Jakarta bagian Selatan. Masalah kesehatan pada lansia yang banyak dihadapi di Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi saat ini antara lain adalah Rheumatik, Hipertensi dan Diabetes Melitus. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis untuk menjaga kesehatan warga Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi. Solusi untuk menangani masalah tersebut yaitu melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui program P2M FIKES URINDO dalam hal ini program studi keperawatan. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi. Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya. Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 150 peserta yang didistribusikan secara merata di Wilayah Kampung Sawah Lebak Wangi. Pada hasil pemeriksaan ditemukan 29 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi dan 99 orang memiliki asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan masalah kesehatan pada lansia paling banyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat khususnya lansia tentang kesehatan dapat meningkat untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal. Kata Kunci : Pemeriksaan kesehatan, diabetes melitus, hipertensi dan asam urat.
Effectiveness of Nursing Care Standard Training Through Enhancement Nurse's Knowledge in Applied Thika Marliana; Agung Tri Nugraha; Rifki Heryandi; Jamiatun Jamiatun
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.628 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1297

Abstract

Knowledge results from a condition known with sensing to something object. Care nursing is an important process in providing quality care. The purpose _ of the study is to know the existence connection Among Knowledge nurses and an application of standard care nursing in patients at the Palabuhanratu Hospital, West Java. Research design quantitative with an approach Cross Sectional with an amount sample of 140 nurses. Test data analysis using Chi-Square. Research results in part big nurses have Higher Knowledge that is as many as 126 nurses (90.0%) and apply Standard Care Nursing Well that is as many as 123 nurses (87.9%). Statistical test results obtained p value = 0.015 then could conclude that there is a connection Between the knowledge of nurses and the application of standard care nursing at Palabuhanratu Hospital. Recommended could follow training in Standard care nursing to add outlook to the nurse and give appropriate service with standard care nursing.
Pengaruh Pemberdayaan Keluarga terhadap Pembentukan Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru pada Lansia Depresi Thika Marliana; Budi Anna Keliat; Livana Budi PH; Karuni Dianita Islami; Indah Kurniawati
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.4.2022.913-922

Abstract

Prevalensi depresi pada lansia jauh lebih tinggi dari pada usia yang lebih muda yaitu 7,7 %. Presipitasi penyakit fisik, termasuk situasi pandemi membuat lansia rentan terhadap masalah kesehatan jiwa, oleh karena itu sangat dibutuhkan dukungan keluarga sebagai orang terdekat lansia. Pemberdayaan keluarga mampu meningkatkan dukungan keluarga yang dibutuhkan oleh lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap pembentukan adaptasi kebiasaan hidup baru pada lansia depresi. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan rancangan pre and post test with control group, melibatkan 103 lansia depresi yang telah di skrining bertahap menggunakan instrument SRQ-20 dan GDS. Intervensi yang diberikan berupa tindakan holistik relaksasi fisik dan mental dengan pendekatan life review kepada lansia depresi dengan terlebih dahulu melatih keluarga yang merawat. Hasil uji  stastistik perbandingan kelompok kontrol dan intervensi diperoleh  α < 0,05 menunjukkan perbedaan yang signifikan pembentukan adaptasi kebiasaan baru pada lansia dengan depresi melalui pemberdayaan keluarga.
Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat terhadap Perawatan Klien Isolasi Sosial Thika Marliana; Desi Pramujiwati; Jamiatun Jamiatun; Lia Octavia; Rifki Heryandi; Karuni Dianita Islami; Yeni Safitri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.1.2023.27-42

Abstract

Jumlah klien gangguan jiwa yang ditemukan setelah pelaksanaan pengabdian masyarakat deteksi masalah kesehatan jiwa di Kecamatan Cipayung Jakarta Timur sebanyak 49 orang (0,40%), angka ini lebih besar daripada prevalensi gangguan jiwa di DKI Jakarta yang hanya sebesar 0,22%. Klien gangguan jiwa yang di temukan di RW 01, 08, 09 sejumlah 9 orang, seluruhnya mengalami isolasi sosial. Isolasi Sosial adalah salah satu gejala negatif dari Skizofrenia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat terhadap kemampuan perawatan isolasi sosial. Desain yang digunakan dengan case series. Intervensi yang berikan selama 3 bulan dengan melatih tenaga kesehatan, kader, keluarga terlebih dahulu kemudian komponen tersebut melatih pasien dengan isolasi sosial. Hasil yang ditemukan, tindakan spesialis keperawatan jiwa tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan menurunkan tanda gejala klien isolasi sosial dengan diagnosa medis skizofrenia dan epilepsi, namun kurang efektif bagi klien retardasi mental. Berdasarkan hasil di atas perlu direkomendasikan bahwa SST, ST, dan SHG dapat dijadikan standar tindakan spesialis keperawatan jiwa yang dapat dilanjutkan di puskesmas dengan pendampingan konsultan kesehatan jiwa bekerjasama dengan institusi pendidikan.
Effectiveness of Nursing Care Standard Training Through Enhancement Nurse's Knowledge in Applied Thika Marliana; Agung Tri Nugraha; Rifki Heryandi; Jamiatun Jamiatun
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.628 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1297

Abstract

Knowledge results from a condition known with sensing to something object. Care nursing is an important process in providing quality care. The purpose _ of the study is to know the existence connection Among Knowledge nurses and an application of standard care nursing in patients at the Palabuhanratu Hospital, West Java. Research design quantitative with an approach Cross Sectional with an amount sample of 140 nurses. Test data analysis using Chi-Square. Research results in part big nurses have Higher Knowledge that is as many as 126 nurses (90.0%) and apply Standard Care Nursing Well that is as many as 123 nurses (87.9%). Statistical test results obtained p value = 0.015 then could conclude that there is a connection Between the knowledge of nurses and the application of standard care nursing at Palabuhanratu Hospital. Recommended could follow training in Standard care nursing to add outlook to the nurse and give appropriate service with standard care nursing.
Remote Health Screening for the Elderly at the Posyandu during the Covid-19 Pandemic Bryany Titi Santi; Nurlina Supartini; Thika Marliana; Nur Fitriah
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v7i1.2964

Abstract

Anxiety, cognitive impairment function, hypertension, obesity, cardiovascular disease, and stroke in elderly is increasing in Covid-19 pandemic. This can lower their quality of life. Meanwhile, Integrated elderly health service (posyandu) have been temporary suspended to prevent infection on elderly who are high risk for severe illness Covid-19. The aim of this activity is to facilitate elderly to access health service and connected the role of some institutions for providing appropriate intervention. The method of this activity was a discussion with related institutions in online health screening of elderly integrated health service. Then, we conduct health screening using online questionnaire. Based on data, we analyze elderly with health problems to get home visit for further examination and give therapy and education. Result of these activity, we found 58 persons (16,02%) with health problem, 42 (11,6%) persons are having mental emotional disorder, 205 (69,05%) with risk of fall, and 53 (14,6%) are having cognitive impairment, 37 and 133 are low nutrition and obesity. Only health institutions give intervention for those elderly with health problem and have to gain awareness and advocation for planning action for elderly based on their roles.
Hubungan Riwayat Merokok dan Hipertensi Dengan Percutaneous Coronary Intervention Berulang Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RS Sentra Medika Cisalak Jamiatun, Jamiatun; Ifadah, Erlin; Kalsum, Umi; Sholiha, Nur; Hidayah, Nurul; Marliana, Thika
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v14i2.4450

Abstract

Penyakit jantung koroner menjadi ancaman serius bagi masyarakat karena merupakan salah satu penyakit dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada tahun 2016, sebanyak 31% kematian global atau sekitar 17,9 juta orang meninggal disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok dan riwayat hipertensi yang berhubungan dengan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) berulang di RS Sentra Medika Cisalak, Jawa Barat. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan sampel sebanyak 108 responden yang menggunakan pendekatan crossectional. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat berupa uji chi-square. Hasil penelitian Riwayat merokok jumlah (55,6%), riwayat hipertensi sebanyak (67,6%). Dari hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan riwayat merokok dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) berulang pada pasien penyakit jantung koroner dan tidak ada hubungan riwayat hipertensi dengan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) berulang pada pasien penyakit jantung koroner, Diharapkan perawat yang berdinas diruang High Cardiac Care Unit (HCCU) dapat melakukan upaya pencegahan dan pengendalian dengan memberikan Pendidikan kesehatan tentang perawatan pasca tindakan PCI. Kata Kunci : Percutaneous Coronary Intervention (PCI), Riwayat Merokok, Riwayat Hipertensi
The Relationship Of Family Support With Quality Of Life COVID-19 Patient in Hospital Inpatient Room Cibubur Family Partner in 2021 Jamiatun, Jamiatun; Marliana, Thika; Susanti, Fajar; Nur Hartaningtyas, Sri
Journal of Ageing And Family Vol 3, No 1 (2023): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v3i1.4150

Abstract

Abstract: A good quality of life in COVID-19 patients is very necessary to ensure that patients are able to obtain the best health status and maintain optimal physical function or abilities. One way to improve the patient's quality of life is by providing good family support. This study aims to determine the relationship between family support and the quality of life of COVID-19 patients. This study used a cross-sectional design. Sampling used a total sampling technique with a sample size of 36 respondents. Data collection used a questionnaire. The data analysis used was univariate and bivariate analysis in the form of the chi-square test. Univariate analysis obtained showed that the majority of COVID-19 patients who were treated in inpatient rooms did not receive enough family support, namely 52.8% (19 respondents) and the quality of life of most COVID-19 patients was in the poor category, namely 58.3% (21 respondents). . The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between family support and the quality of life of COVID-19 patients undergoing treatment in the inpatient room at Mitra Keluarga Cibubur Hospital (p=0.021). It is hoped that families can provide support and motivation to COVID-19 patients while still complying with the health protocols implemented at the hospital Keywords: Covid 19, Family Support, Quality of Life
PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEGAWATDARURATAN MENTAL: KEKERASAN DAN PENGABAIAN PADA LANSIA DI JAKARTA Thika Marliana; Agung Tri Nugraha; Dinni Agustin; Titik Widayati; Yeti Patiroh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58986

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan kekerasan, pengabaian, serta kegawatdaruratan mental pada lansia di wilayah Jakarta. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga yang memiliki lansia sebanyak 40 orang yang berlokasi di Posyandu Lansia Melati, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap melalui penyuluhan, edukasi, pelatihan deteksi dini, diskusi interaktif, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai bentuk kekerasan psikologis dan pengabaian emosional terhadap lansia. Peserta juga mulai mampu mengenali tanda-tanda awal gangguan mental pada lansia serta memahami pentingnya dukungan emosional dan komunikasi yang baik. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan dari kategori pengetahuan kurang sebanyak 18 peserta (45%) menjadi kategori pengetahuan baik sebanyak 27 peserta (67,5%). Program ini berhasil mendorong keterlibatan kader kesehatan dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih ramah dan responsif terhadap kebutuhan lansia.