p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tanzhim
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosa Isu Strategis bagi Organisasi di Fase Krisis Taufan Arifianto
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v4i1.57

Abstract

Hidup-matinya organisasi dakwah bergantung pada kemampuan manajer menjaga keberlangsungan program. Ancaman terhadap eksistensi organisasi diawali dengan terjadinya fase krisis organisasi dicirikan dengan vakumnya program dalam waktu yang lama dan dan atau penurunan jumlah anggota. Hal ini mendorong kebutuhan revitalisasi organisasi meski dalam prakteknya manajer dakwah menghadapi kompleksitas masalah yang mendistraksi arah gerak dalam perencanaan organisasi. Menemukan isu strategis dapat mengatasi hal ini dengan membantu manajer menata fokus respon strategi. Artikel ini betujuan menggagas kerangka kerja diagnosa isu strategis khususnya bagi organisasi dakwah yang berada pada fase krisis dan membutuhkan proses revitalisasi. Pendekatan kualitatif konseptual digunakan dengan menggali konsep dasar dan menjembatani kerangka penerapan teori Strategic Issue Diagnose dan Organizational Decline. Temuan artikel antara lain:1) Diagnosa isu strategis pada krisis organisasi bertujuan mencegah terjadinya blindness (ketidaksadaran atas masalah) dan faulty actions (tindakan penanganan yang keliru); 2) Tahapan issue activation dijalankan untuk mencegah blindness, sedangkan tahap issue activation dijalankan untuk mencegah terjadinya inaction maupun faulty action; 3) Perlunya kontekstualisasi pengukuran urgensitas dan feasibiltas khas organisasi dakwah. Temuan artikel ini diharapkan dapat membangun perspektif baru serta membantu manajer dakwah mengurai problematika organisasi di fase krisis yang cenderung kompleks-dilematis dan menyusun prioritas langkah penanganan secara tepat berbasis situasi aktual.
Sistem Deteksi Risiko Dini Berbasis Perilaku pada Organisasi Dakwah Taufan Arifianto
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v4i2.80

Abstract

Keberlanjutan organisasi dakwah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kebijakan struktural-manajerial dan sumber daya, tetapi juga oleh dinamika perilaku anggota organisasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif secara jangka panjang. Artikel ini bertujuan untuk menggagas kerangka konseptual-aplikatif mengenai sistem deteksi risiko dini berbasis perilaku bagi organisasi dakwah. Menggunakan pendekatan conceptual research, gagasan dikembangkan melalui proses sintesis teoritis yang berakar pada konsep-konsep dasar terkait organizational behavior, behavioral risk, dan early warning system. Melalui integrasi ketiga konsep tersebut, dihasilkan kerangka kerja konseptual untuk mengidentifikasi, memantau, dan menginterpretasikan risiko dari fenomena perilaku anggota organisasi yang berpotensi memberi dampak negatif sebelum berkembang menjadi masalah strategis yang mengancam keberlanjutan organisasi. Temuan artikel menunjukkan tiga gagasan utama, yaitu: Pertama, diperlukan pengembangan taksonomi risiko perilaku yang secara khusus merepresentasikan karakteristik organisasi dakwah sebagai pijakan melakukan deteksi. Kedua, sistem deteksi dijalankan dalam 4 tahap: pemahaman risiko, monitoring, penilaian-komunikasi & tindakan. Ketiga, model sistem deteksi dini yang dihasilkan masih tetap perlu dikontekstualisasikan sesuai dengan tujuan, situasi SDM, bentuk pekerjaan, nilai, dan dinamika masing-masing organisasi dakwah agar semakin relevan dan presisi.