Perkembangan Generative Artificial Intelligence telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang desain, termasuk arsitektur. Teknologi ini menawarkan kemampuan untuk menghasilkan berbagai alternatif desain secara cepat, adaptif, dan berbasis data, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi proses perancangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Generative AI dalam proses perancangan arsitektur tropis serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang relevan mengenai Generative AI dan arsitektur tropis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generative AI mampu mendukung eksplorasi desain yang lebih luas, mempercepat proses konseptualisasi, mengoptimalkan performa bangunan berdasarkan parameter lingkungan, serta membantu pengambilan keputusan desain yang lebih responsif terhadap kondisi iklim tropis. Selain itu, teknologi ini berkontribusi dalam pengembangan desain yang lebih berkelanjutan melalui simulasi dan evaluasi berbagai alternatif rancangan sejak tahap awal. Namun demikian, penerapan Generative AI juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan kualitas data, risiko homogenisasi desain, isu etika terkait hak cipta, serta pentingnya peran arsitek dalam melakukan interpretasi dan validasi hasil yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memahami potensi pemanfaatan Generative AI untuk mewujudkan desain arsitektur tropis yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.