Hurriah Ali Hasan
Muhammadiyah University of Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Islam dan Literasi Keuangan Syariah di Era Digital Hurriah Ali Hasan
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan keuangan digital dan fintech syariah menghadirkan peluang besar bagi perluasan akses dan inklusi keuangan, namun sekaligus memunculkan tantangan serius terkait rendahnya literasi keuangan syariah, pemahaman substantif, dan etika transaksi di ruang digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam membangun literasi keuangan syariah yang bernilai, etis, dan berorientasi pada kemaslahatan di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif–eksploratif melalui wawancara mendalam dengan pendidik pendidikan Islam, generasi muda pengguna layanan keuangan digital syariah, serta praktisi literasi keuangan syariah, didukung oleh analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan kerangka maqāṣid al-sharī‘ah sebagai lensa normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan fundamental dalam membentuk kerangka berpikir, pemahaman substantif, dan etika keuangan digital, melalui internalisasi nilai tarbiyah, ta‘lim, dan ta’dib. Pendidikan Islam membantu individu membedakan antara kepatuhan syariah formal dan kesesuaian nilai secara substantif, serta mendorong perilaku keuangan digital yang lebih etis, reflektif, dan bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan Islam merupakan prasyarat penting bagi pengembangan literasi keuangan syariah digital yang berkelanjutan dan berorientasi pada keadilan, perlindungan harta, dan kesejahteraan sosial.
Integrasi Nilai Pendidikan Islam dalam Pengembangan Sistem Keuangan Syariah Hurriah Ali Hasan
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem keuangan syariah yang pesat dalam dua dekade terakhir belum sepenuhnya diimbangi oleh internalisasi nilai-nilai normatif Islam dalam praktik dan perilaku ekonomi. Dalam banyak kasus, keuangan syariah masih dipahami secara formalistik dan prosedural, sehingga berpotensi melahirkan praktik pseudo-syariah yang menjauh dari tujuan etis dan kemaslahatan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis pendidikan Islam dalam mengintegrasikan nilai-nilai etika dan moral ke dalam pengembangan sistem keuangan syariah yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi konseptual–normatif melalui kajian kepustakaan terhadap literatur klasik dan kontemporer, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis isi dan tematik, dengan menjadikan maqāṣid al-sharī‘ah sebagai kerangka integratif dalam menjembatani nilai pendidikan Islam dan praktik keuangan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam—melalui internalisasi nilai tarbiyah, ta‘lim, dan ta’dib—memiliki peran fundamental dalam membentuk literasi, etika, dan perilaku keuangan syariah yang adil, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan. Integrasi nilai pendidikan Islam tidak hanya memperkuat legitimasi moral sistem keuangan syariah, tetapi juga berimplikasi pada pengembangan produk, tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kepercayaan dan inklusi keuangan. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam merupakan fondasi strategis bagi pembangunan sistem keuangan syariah yang etis, inklusif, dan berkelanjutan di tengah dinamika modernisasi dan digitalisasi keuangan.
Inklusi Keuangan dan Prinsip Keadilan: Peran Perbankan Syariah dalam Menjangkau Kelompok Berpenghasilan Rendah Hurriah Ali Hasan
PILAR Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL PILAR, JUNI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/byetym18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana perbankan syariah mampu menjangkau dan melayani kelompok berpenghasilan rendah sesuai dengan prinsip keadilan ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan data sekunder berupa laporan statistik, regulasi, dan kajian ilmiah terbitan tahun 2020–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara konseptual, perbankan syariah memiliki landasan operasional yang selaras dengan tujuan inklusi keuangan dan keadilan, ditandai dengan mekanisme pembiayaan yang bebas riba, transparansi biaya, serta prinsip pembagian risiko dan keuntungan secara proporsional. Namun dalam praktiknya, cakupan layanan masih terbatas, dengan kontribusi indeks inklusi keuangan syariah hanya mencapai 8,7–10,5% pada segmen berpenghasilan rendah, didominasi akad jual beli sebesar 78,2%, serta terkendala oleh ketimpangan sebaran jaringan, biaya operasional yang relatif tinggi, rendahnya literasi keuangan syariah, dan faktor sosial budaya. Rekomendasi utama bagi pengambil kebijakan adalah menyederhanakan regulasi bagi skema pembiayaan bagi hasil, memberikan insentif fiskal dan kemudahan perizinan untuk perluasan jaringan di daerah terpencil, serta mengintegrasikan penyaluran program pemerintah melalui jalur perbankan syariah guna mempercepat pemerataan akses dan mewujudkan keadilan ekonomi secara nyata.