Elsa Nosa
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SUMBAWA NO.114 TAHUN 2021 TENTANG FASILITAS PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA Syaifuddin Iskandar; Elsa Nosa; Sri Nurhidayati
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2445

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas sosial di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 114 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika sebagai upaya memperkuat penanganan masalah narkoba di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Bupati tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Bupati Nomor 114 Tahun 2021 di Kecamatan Plampang telah berjalan melalui berbagai program fasilitasi pencegahan dan pemberantasan narkoba, namun masih menghadapi kendala signifikan. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan fasilitas rehabilitasi, kurangnya tenaga konselor profesional, minimnya anggaran operasional, serta masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen aparat penegak hukum, kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, dan peran aktif tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan fasilitas rehabilitasi berbasis masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengintegrasian program pencegahan narkoba dalam berbagai kebijakan pembangunan daerah.