Amalia
Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Work Engagement dan Digital Workload Terhadap Gejala Quiet Quitting Pada Pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sulawesi Barat Rika Damayanti; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Amalia; Hari Yeni; Nur Asia
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2552

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement dan digital workload baik secara parsial maupun simultan terhadap gejala quiet quitting pada pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Barat. Menggunakan Teori Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai grand theory, penelitian ini berlokasi di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju. Dari total populasi 155 pegawai, sampel sebanyak 112 responden ditentukan melalui rumus Slovin dan dipilih menggunakan metode proportionate stratified random sampling (69 PNS dan 43 pegawai paruh waktu). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert 5 poin, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, uji kualitas instrumen, pengujian hipotesis (Uji t dan Uji F), serta analisis Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterikatan kerja (work engagement) harian pegawai berada pada kategori sedang (rata-rata 3,20–3,63), sementara beban kerja digital (digital workload) tergolong tinggi akibat durasi penggunaan perangkat (rata-rata 3,72) dan tekanan psikologis dari notifikasi kerja yang konstan (rata-rata 3,78). Kondisi ini memicu tingginya gejala quiet quitting, di mana pegawai cenderung membatasi kontribusi hanya sebatas deskripsi tugas pokok (rata-rata 3,42) dan enggan menerima tugas tambahan (rata-rata 3,46) demi menghindari burnout. Secara simultan, integrasi pengelolaan keterikatan kerja dan pengendalian beban kerja digital terbukti menentukan arah perilaku komitmen minimalis pegawai dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Pengaruh Profesionalisme dan Role Ambiguity Terhadap Perilaku Quiet Quitting pada Pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat Nildawati Nildawati; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Adam Ramadhan; Agus Halim; Amalia
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh profesionalisme dan ambiguitas peran terhadap perilaku Quiet Quitting pada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku Quiet Quitting. Demikian pula, ambiguitas peran berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku Quiet Quitting. Secara simultan, profesionalisme dan ambiguitas peran berpengaruh signifikan terhadap perilaku Quiet Quitting, dengan kemampuan menjelaskan varians sebesar 50,2%, sedangkan sisanya sebesar 49,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar cakupan penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa profesionalisme dan kejelasan peran merupakan faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam mengelola perilaku Quiet Quitting di kalangan pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat.