Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA BIOMACERATOR DALAM PENGOLAHAN BIOPESTISIDA LIMBAH TEMBAKAU DI DESA JATIAN, JEMBER Naylatul Qiromi; Putri Safitri; Khoirun Nisya' Ulfiani; Firyaal Ulayya Al-Daan; Jodi Armansyah; Helda Wika Amini; Yukti Nurani; Ansori; Sonya Hakim Raharjo; Merymistika Yufrani Afred; Ratri Sekaringgalih; Nurul Hidayati
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i2.9166

Abstract

Jatian Village, Pakusari District, Jember Regency, has ±204,80 hectares of tobacco farmland, around 6.000 plants, and average production of 9,93 quintals of dried tobacco each season. About 18% of biomass becomes waste as inferior leaves and stems that remain unused and may pollute the environment. Yet tobacco waste contains active compounds such as nicotine, alkaloids, and flavonoids that can be used as raw materials for biopesticides. This program examined converting tobacco waste into biopesticide through maceration assisted by a biomacerator. The waste was chopped and dried, then macerated for 48 hours at a 3:7 material-to-solvent ratio using water-ethanol mixtures in two variations (9:1 and 9:2) to compare extraction effectiveness. Effectiveness tests showed that the 20% ethanol formulation accelerated mortality of armyworms within 3 minutes and grasshoppers within 45 minutes, whereas the 10% ethanol formulation required 10 minutes and 1 hour 20 minutes, respectively. The activity increased community understanding from 15% to 85%, enabled 85% of participants to operate the biomacerator independently, and achieved 95% satisfaction, indicating a sustainable solution that strengthens self-reliance in agricultural waste management.
Edukasi dan Penerapan Teknologi Pengolahan Limbah Tangkapan Ikan Menjadi Pelet Ramah Lingkungan sebagai Upaya Pemberdayaan Nelayan Pesisir Selatan Kecamatan Puger Ditta Kharisma Yolanda Putri; Zuhriah Mumtazah; Loetvy Wahyuningtyas; Ansori Ansori; Fitria Dwi Lestari; Amelia Nisa Dwiyanti; Tiara Dewi Cahyanti; Achmad Rendyka Dwy Putra Setiawan; Muhammad Imtinan Hilmi Rafi; Khoirun Nisya' Ulfiani; Nandana Khansa Ahmadan; Anisatul Ulfa Anami
Sewagati Vol 10 No 4 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i4.9578

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan menerapkan teknologi pengolahan limbah ikan menjadi pelet ramah lingkungan sebagai upaya pemberdayaan nelayan di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger. Permasalahan utama yang dihadapi nelayan setempat adalah melimpahnya limbah ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan serta kerugian ekonomi. Melalui program ini dilakukan kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan kepada nelayan mengenai pemanfaatan limbah ikan menjadi pelet ikan dengan formulasi tertentu menggunakan bahan tambahan seperti tepung kedelai, tepung jagung, tepung tapioka, minyak ikan, dan dedak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nelayan memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan limbah, cara pembuatan pelet, serta pemanfaatan alat pencetak pelet untuk produksi pelet. Pelet yang dihasilkan memiliki kualitas cukup baik melalui analisis daya apung dan kadar protein. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan limbah perikanan, menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat nelayan, meningkatkan nilai tambah limbah ikan, serta mendorong keberlanjutan ekonomi yang ramah lingkungan.