Agus Aan Hermawan
Universitas Serang Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pengawasan Partisipatif Pemilih Melalui Inovasi Teknologi Pendidikan Politik Dengan Model Digital Civic Pedagogy Agus Aan Hermawan; Siti Aspariah; Ahmad Zainuri
Journal of Citizenship Volume 4 Issue 2, 2025
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v4i1.659

Abstract

Pilkada 2024 menuntut optimalisasi peran pemilih tidak hanya sebagai peserta elektoral, tetapi juga sebagai aktor aktif dalam pengawasan proses demokrasi di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengawasan partisipatif pemilih melalui inovasi teknologi pendidikan politik dengan menggunakan model Digital Civic Pedagogy. Model ini memposisikan teknologi digital sebagai medium pedagogis untuk membangun literasi politik, kesadaran kewargaan, dan kapasitas partisipatif pemilih dalam pengawasan pemilihan kepala daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap inovasi pengawasan yang dikembangkan oleh Bawaslu Kota Serang pada Pilkada 2024, meliputi pemanfaatan teknologi informasi, edukasi dan sosialisasi interaktif, pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif, serta pengembangan platform keterbukaan data Pilkada. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi terhadap praktik pengawasan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi pendidikan politik berbasis model Digital Civic Pedagogy mampu mengoptimalkan pemahaman pemilih terhadap tahapan Pilkada dan mekanisme pengawasan, serta meningkatkan keterlibatan aktif pemilih dalam pemantauan dan pelaporan dugaan pelanggaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan kewargaan digital dan pengawasan partisipatif sebagai strategi penguatan demokrasi lokal yang berkelanjutan.
Relasi Kuasa Dalam Pengelolaan Pasar Tradisional: Studi Kasus Pasar Kranggot Kota Cilegon Agus Aan Hermawan; Yugni Maulana Aziz; Muhamad Suhada
Jurnal Silatene Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Suwaib Amiruddin Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53611/8ge3h921

Abstract

Pasar tradisional tidak hanya berfungsi sebagai ruang ekonomi, tetapi juga sebagai arena sosial-politik yang melibatkan berbagai aktor, kepentingan, dan relasi kekuasaan. Penelitian ini menganalisis relasi kuasa dalam pengelolaan Pasar Kranggot Kota Cilegon menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis menggunakan perspektif relasi kuasa Michel Foucault dan pendekatan public governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar berlangsung melalui jejaring aktor formal dan informal yang diwarnai negosiasi, resistensi, kompromi, dan dominasi, terutama dalam penataan pedagang, pengendalian PKL, retribusi, dan parkir. Efektivitas pengelolaan pasar tidak hanya bergantung pada kewenangan pemerintah, tetapi juga pada kemampuan mengelola kepentingan dan distribusi kekuasaan. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi perspektif Foucault dan public governance untuk memahami pasar tradisional sebagai arena kontestasi dan negosiasi, sekaligus mendukung pengelolaan yang lebih partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.