Meilina Herawati
Program studi sarjana kebidanan, fakultas kesehatan, universitas sari mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PIJAT BAYI MENGGUNAKAN CAJUPUT OIL TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA BAYI USIA 2-11 BULAN PASCA IMUNISASI DPT HB HIB DI UPT PUSKESMAS LANJAS Meilina Herawati; Susanti Suhartati; Fitri Yuliana; Desilestia Dwi Salmarini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5478

Abstract

Imunisasi merupakan upaya preventif yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghindari risiko bayi terserang penyakit infeksi. Tujuan dari diberikannya imunisasi adalah meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi secara aktif agar tidak terjadi penyakit. Imunisasi juga dapat menimbulkan reaksi lokal ditempat penyuntikan atau gejala tertentu yang biasa disebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Kasus demam diderita oleh anak-anak sebesar 91% berusia 3-19 tahun. Pada literatur WHO juga dijelaskan bahwa KIPI pasca imunisasi dapat menimbulkan reaksi sistemik dan lokal. Reaksi yang timbul berupa kemerahan ditempat penyuntikan, pembengkakkan, nyeri, serta yang paling banyak kejadian adalah demam yang timbul setelah imunisasi. Salah satu terapi non farmakologis untuk penurunan suhu bayi adalah pijatan menggunakan cajaput oil yang mampu memberikan relaksasi pada bayi melalui sentuhan. Untuk Mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Mengunakan Cajuput Oil terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Bayi Usia 2-11 Bulan Pasca Imunisasi DPT HB HIB di UPT Puskesmas Lanjas. Penelitian metode pre eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi bayi berusia 2-11 bulan sebanyak 15 bayi, menggunakan total sampling. Pengkajian data menggunakan lembar observasi untuk mengukur suhu pada bayi sebelum dan sesudah pemijatan dengan cajaput oil. Dianalisis menggunakan univariat dan bivariat dengan sample paire T test. Rata-rata suhu sebelum dilakukan pemijatan adalah 37,6oC, Suhu setelah dilakukan pemijatan menggunakan cajaput oil yaitu 36,9oC. Dilakukan uji Paired T test diketahui terdapat pengaruh pijat bayi menggunakan cajaput oil terhadap penurunan suhu tubuh bayi dengan nilai p-value 0.019 Terdapat pengaruh pijat bayi menggunakan cajuput oil terhadap penurunan suhu tubuh pada bayi Usia 2-11 bulan pasca imunisasi DPT HB HIB