Rizqi Rajiv Effendi
PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Jl. Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, 62352, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KINERJA ALAT LOW PRESSURE HEATER PT PLN NUSANTARA POWER UP TANJUNG AWAR-AWAR Salsabila Putri Rizaldi; Eko Naryono; Rizqi Rajiv Effendi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i3.6241

Abstract

PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar – Awar merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2 × 350 MW di Indonesia yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utamanya. Proses pada PLTU melibatkan penggunaan steam untuk memutar sudu turbin guna menghasilkan gerakan mekanik yang kemudian dikonversi menjadi listrik melalui generator. Steam yang digunakan berasal dari pemanasan air di dalam boiler untuk di ubah fasenya menjadi uap kering melalui panas hasil pembakaran batubara. Guna meningkatkan efisiensi produksi pabrik, serta meringankan beban boiler dan konsumsi batubara maka diperlukan evaluasi alat low pressure heater. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja low pressure heater (LPH) apakah alat tersebut masih layak atau perlu dilakukan perbaikan. Metode yang digunakan untuk menghitung kinerja low pressure heater menggunakan The American Society of Mechanical Engineers Performance Test Codes (ASME PTC) 12.1, dengan menghitung variabel nilai Terminal Temperature Difference (TTD), Drain Cooler Approach (DCA), dan Temperature Rise (TR). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kinerja low pressure heater di PLTU Tanjung Awar – Awar masih berfungsi dengan baik. Kesimpulan dari evaluasi ini adalah bahwa alat low pressure heater masih layak digunakan dan tidak memerlukan perbaikan saat ini.
EVALUASI KINERJA ALAT HIGH PRESSURE HEATER PT PLN NUSANTARA POWER UP TANJUNG AWAR – AWAR Paska Maryanti Sinaga; Eko Naryono; Rizqi Rajiv Effendi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i4.6623

Abstract

PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar – Awar merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Indonesia dengan bahan bakar utama batubara. Prinsip kerja dari pembangkit listrik ini adalah memanaskan air dan mengubah air menjadi uap kering dalam boiler menggunakan panas dari pembakaran batubara. Sebelum air memasuki boiler, air dipanaskan pada alat penukar panas yaitu high pressure heater (HPH). Pada PLTU ini, terdapat tiga alat high pressure heater (HPH) yaitu HPH 1, HPH 2, dan HPH 3. Pemanasan air umpan sebelum menuju boiler bertujuan untuk meningkatkan kinerja boiler dan mengurangi penggunaan batubara pada produksinya. Dengan tujuan tersebut, maka menjadi penting untuk menjaga efektifitas kinerja dari alat HPH. Penurunan efisiensi efektivitas kinerja alat HPH dapat menyebabkan suhu air umpan yang masuk boiler lebih rendah, sehingga dibutuhkan pemanasan yang lebih besar dalam boiler. Evaluasi ini bertujuan untuk menghitung kinerja alat HPH dengan menggunakan metode The American Society of Mechanical Engineers Performance Test Codes (ASME PTC) 12.1.  Pada Evaluasi ini dilakukan perhitungan nilai TTD (Terminal Temperature Difference), DCA (Drain Cooler Approach), dan TR (Temperature Rise) yang kemudian dibandingkan dengan data desain dari setiap alat HPH. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kinerja alat high pressure heater di PLTU Tanjung Awar – Awar masih berfungsi dengan baik karena nilai TTD, DCA, dan TR berada pada batas desain. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai TTD untuk HPH 1, 2, dan 3 masing-masing adalah 5.35°C; 4.37°C; dan 3.5°C, sedangkan nilai DCA masing-masing adalah 6.3°C; 8°C; dan 4.2°C. Adapun nilai TR untuk HPH 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah 35.4°C; 35°C; dan 23.3°C.