Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Bekasi Azi Matur Rahmi; Dwiyani Angraeni; Imas Fitrasari; Sifah Amelia Putri
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2301

Abstract

Penelitian ini melihat permasalahan bahwa pendidik masih kesulitan dalam melakukan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak sementara setiap lembaga diwajibkan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat karena adanya upaya dari pemerintah. Sehingga puskesmas dan kementrian kesehatan selalu mengkontrol dalam melakukan kegiatan. Culturally  Responsive  Teaching (CRT)  merupakan  pendekatan  teoritis  yang  bertujuan  membantu  siswa menerima  dan  memperkuat  identitas  budayanya,  serta  meningkatkan  prestasi  belajar. Sementara dalam Pendidikan harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini namun pada saat observasi peneliti melihat dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat belum optimal yaitu adanya anak jajan sembarangan atau jajan di luar lingkungan sekolah, anak tidak mencuci tangan sebelum makan, anak tidak menyiran toilet setelah digunakan dan lain sebagainya. Berdasakan dari temuan tesebut peneliti tertarik melakukan penelitian Pengaruh Implementasi Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) Dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian dilihat dari Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terdiri  dari  4  indikator yaitu  1)  Menjaga budaya kebersihan diri, 2) Membiasakan budaya makan makanan yang bergizi, 3)  Membudayakan menggunaan jamban sehat,  dan 4)  Budaya olahraga dengan teratur.
Meningkatkan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal untuk Anak Usia Dini di TK Bina Pelita Global Dwiyani Angraeni; Azimatur Rahmi; Yossy Srianita; Helsy Julianty Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2305

Abstract

Character education is a crucial aspect of early childhood education, as it shapes children's attitudes, behaviors, and understanding of moral values prevalent in society. This Community Service (PKM) initiative aims to enhance the competence of school principals and teachers in developing character education lessons grounded in Sundanese local wisdom, aligned with the Kurikulum Merdeka Independent Curriculum) for early childhood education. The activities were conducted at Bina Pelita Global Kindergarten in Tambun, Bekasi, employing a descriptive approach that included lectures, storytelling, discussions, and practical sessions on designing character education lesson plans. The program emphasized cultivating habits that reflect Sundanese cultural values, thereby fostering a love for local culture from an early age. The results indicate that teachers gained greater insight and improved skills in designing and implementing local wisdom-based character education programs in the classroom. Furthermore, students began to exhibit positive behavioral changes particularly in their appreciation and love for Sundanese culture rthough various habituation activities. The partner institution welcomed the program, recognizing its potential to support character development in students in a manner consistent with local cultural values and the needs of early childhood education.