Moch. Ikhsan Wahyudi
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI TUNING DENGAN METODE COHEN-COON PADA PENGENDALI SUHU AIR (SE 404) SECARA SIMULASI DAN PRAKTIKUM Moch. Ikhsan Wahyudi; Zakijah Irfin; Profiyanti Hermien Suharti; Heny Dewajani
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i4.6776

Abstract

Tuning merupakan proses penentuan parameter pengontrol untuk mendapatkan nilai respon kontrol yang optimal. Respon suatu plant dapat diatur melalui pemilihan parameter-parameter kendali yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan respon dari pengendali suhu air ditinjau dari Integral Absolute Error (IAE), overshoot, dan response time menggunakan metode Cohen-Coon yang dilakukan secara simulasi menggunakan Scilab 6.1.1 dan praktikum. Pada sistem pengendalian terdapat beberapa variabel diantaranya process variable, manipulated variable, set point, dan disturbance. Penelitian diawali dengan melakukan tuning pada mode open loop untuk menentukan persamaan fungsi hantar proses. Kemudian, nilai Kp, ti, dan tD dihitung menggunakan persamaan tuning metode Cohen-Coon dengan memasukkan nilai Kp 0,21; t 6,5 detik; td 2,28 detik; dan tc 4,39 detik. Tahap akhir dari penelitian ini yaitu analisis hasil respon tuning dari metode Cohen-Coon secara simulasi dan praktikum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, sistem kontrol Proportional Integral Derivative (PID) cenderung menghasilkan respon tuning yang lebih baik dibandingkan dengan sistem kontrol lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sistem kontrol terbaik pada pengendali suhu air yaitu Proportional Integral Derivative Controller yang menghasilkan respon berupa offset, overshoot, dan response time berturut-turut sebesar 7,159%; 0,163; dan 24,030 detik pada hasil praktikum.