This Author published in this journals
All Journal Sains Medisina
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan MPASI dan Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kejadian Balita Wasting Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Timur Amelia Rahmah; Aprianti; Mahpolah; Ermina Syainah
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.938

Abstract

Wasting merupakan salah satu bentuk malnutrisi akut pada balita yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada usia 6–23 bulan. Praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai serta ketidaklengkapan imunisasi dasar diduga berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya wasting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan praktik pemberian MP-ASI dan kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian wasting pada balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Sampel sebanyak 78 balita terdiri dari 39 balita wasting (kasus) dan 39 balita dengan status gizi normal (kontrol) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, wawancara menggunakan kuesioner terkait praktik MP-ASI, serta penelusuran buku KIA dan rekam medis untuk status imunisasi dasar. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita wasting menerima MP-ASI yang tidak sesuai (79,5%) dan memiliki status imunisasi dasar tidak lengkap (71,8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara praktik pemberian MP-ASI dan kejadian wasting (p = 0,001; OR = 2,1), serta antara kelengkapan imunisasi dasar dan kejadian wasting (p = 0,001; OR = 1,9). Praktik pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dan ketidaklengkapan imunisasi dasar berhubungan signifikan dengan kejadian wasting pada balita usia 6–23 bulan.