Herry Garna
Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Cookies Moridu terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Gizi Kurang di Puskesmas Leuwinutug Kabupaten Bogor Tahun 2025 Windusari; Mamun Sutisna; Meti Widiya; Herry Garna
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6918

Abstract

Program intervensi dari pemerintah sebelumnya untuk meningkatkan status gizi anak adalah diberikan makanan tambahan biskuit standar dengan tujuan meningkatkan status gizi serta mencukupi kebutuhan zat gizi anak akan tetapi balita hanya terfokus pada krim nya saja sehingga kurang optimal terhadap pemberian makanan tambahan, peneliti membuat suatu inovasi Cookies Moridu dengan bahan dasar daun kelor, madu,  dan raisin yang diolah serta diuji sesuai dengan syarat dan mutu dalam pemberian makanan tambahan pada balita gizi kurang. Pemberian makanan tambahan ini diharapkan dapat menjadi produk yang dapat digunakan dalam meningkatkan berat badan gizi balita kurang. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan efektivitas pemberian makanan tambahan Cookies Moridu terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Leuwinutug Kabupaten Bogor Mei- Juli tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest, melibatkan 86 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (pemberian Cookies Moridu) dan kelompok kontrol (pemberian biskuit PMT standar), masing-masing 43 balita. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired t-test, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kenaikan berat badan pada kelompok intervensi adalah 0,8 ± 0,2 kg, lebih tinggi dibanding dengan kelompok kontrol sebesar 0,3 ± 0,2 kg dengan nilai signifikansi p<0,05.  
Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui Dini dan Stabilisasi Suhu Tubuh Bayi Ambar Susilawati; Herry Garna; Yeni Mahwati; Herri S Sastramihardja
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6937

Abstract

Proses IMD merangsang pelepasan oksitosin pada ibu yang mendukung stabilisasi suhu tubuh bayi selama kontak kulit ke kulit. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh bedong Chibeb dibanding dengan bedong tradional terhadap keberhasilan IMD dan stabilisasi suhu tubuh bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang. Modifikasi Prosedur Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb Untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui Dini dan Stabilisasi Suhu Tubuh Bayi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan Quast exsperimental dengan desain penelitian posttest nonequivalent control group design, Populasi adalah bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Mancak Kabupaten Serang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini meggunakan purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji chi square. Waktu penelitian dilaksanakan periode 20 Februari–15 Maret 2025. Hasil penelitian pada bedong Chibeb sebanyak 31 dari 33 bayi berhasil dilakukan inisiasi menyusu dini, sedangkan pada bedong tradisional hanya 15 dari 33 bayi yang berhasil (p=0,001). Simpulan, Modifikasi Prosedur Inisiasi Menyusui Dini dengan Penggunaan Bedong Chibeb terhadap inisiasi menyusu dini lebih baik dari pemakaian bedong tradisional, sedangkan kedua pemakaian bedong tidak memengaruhi stabilisasi suhu tubuh bayi baru lahir dan bedong Chibeb tidak lebih baik daripada bedong tradisional.