p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab PESHUM
Amaliasyifa Agustina
Universitas Indraprasta PGRI, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Hukum pada Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam Proses Pengambilan Legal Decision Amaliasyifa Agustina; Suwaebatul Aslamiyah; Nico Bustanul Anshary
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20184

Abstract

Meningkatnya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pengambilan keputusan hukum memunculkan kekhawatiran mendasar terkait keadilan, akuntabilitas, diskriminasi, dan pelestarian penilaian manusia. Di Indonesia, tata kelola AI masih sangat bergantung pada pedoman etika dan instrumen hukum lunak, sehingga menimbulkan celah regulasi yang signifikan terkait penerapannya dalam keputusan yang memiliki konsekuensi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka hukum yang tepat bagi pengambilan keputusan hukum yang dibantu AI di Indonesia dengan mengidentifikasi tantangan regulasi, risiko potensial, dan praktik internasional yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan Desain Sekuensial Eksplanatori (Explanatory Sequential Design), yang mengintegrasikan bukti kuantitatif dengan analisis kualitatif untuk mengembangkan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola AI dalam sistem hukum. Penelitian ini berfokus pada bias algoritmik, transparansi, akuntabilitas, pengawasan manusia, dan perlindungan hak-hak dasar. Dengan mengkontekstualisasikan praktik regulasi internasional dalam kerangka hukum dan sosial Indonesia, penelitian ini mengusulkan pendekatan tata kelola yang berpusat pada manusia yang memposisikan AI sebagai mekanisme pendukung pengambilan keputusan, bukan sebagai pengganti penilaian hukum manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka regulasi AI di Indonesia yang akuntabel, inklusif, dan berbasis hak.
Perlindungan Kepastian Hukum di Era Digital: Penegakan Hukum atas Framing Media Digital yang Mengarahkan Persepsi Publik Danu Ega; Amaliasyifa Agustina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20621

Abstract

Framing media digital memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan persepsi publik. Media digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian fakta, tetapi juga melakukan proses seleksi, penekanan, dan konstruksi informasi melalui judul, pilihan diksi, visual, serta alur narasi. Proses tersebut dapat memengaruhi cara publik memahami suatu peristiwa sehingga informasi yang diterima tidak selalu sepenuhnya netral dan objektif. Dalam era digital, pengaruh framing semakin kuat karena informasi dapat disebarluaskan secara cepat dan masif melalui berbagai platform, termasuk media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi hukum framing media digital terhadap pembentukan persepsi publik dan prinsip kepastian hukum. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing media digital yang bersifat subjektif dan tendensius dapat menimbulkan konsekuensi hukum, terutama apabila informasi berkaitan dengan individu, kelompok, kebijakan publik, maupun proses hukum. Persepsi publik yang terbentuk melalui framing tertentu berpotensi memengaruhi penilaian sosial, reputasi, serta legitimasi terhadap proses hukum. Dengan demikian, framing media digital tidak hanya merupakan persoalan komunikasi, tetapi juga memiliki implikasi yuridis terhadap perlindungan hak, objektivitas informasi, dan kepastian hukum.