Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Samatha Bhāvanā sebagai Praktik Meditatif untuk Meningkatkan Kesadaran dalam Kehidupan Sehari-hari Tonny Wijono; Lauw Acep; Edi Priyono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1520

Abstract

Kehidupan modern yang serba cepat sering membuat individu berjalan dalam “mode otomatis” sehingga pikiran dan perasaan batin kurang disadari. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana praktik meditasi Samatha Bhāvanā dapat meningkatkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari pada umat Buddha perkotaan di Surabaya serta keterkaitannya dengan nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 praktisi yang telah berlatih Samatha minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan harian pribadi, kemudian dianalisis secara tematik dengan dukungan statistik deskriptif sederhana. Analisis menghasilkan lima tema utama: peningkatan konsentrasi, pengendalian emosi yang lebih baik, kesadaran dalam aktivitas harian, reduksi distraksi mental, dan penguatan empati sosial. Secara kuantitatif, latihan rutin berkaitan dengan penurunan mind-wandering dari 42% menjadi 19% serta peningkatan skor mindfulness harian sebesar 29%. Temuan ini menunjukkan bahwa Samatha Bhāvanā bukan hanya praktik spiritual, tetapi juga keterampilan hidup yang berakar pada budaya lokal dan relevan untuk membantu individu menghadapi tantangan modern.
Development of A Counseling Guidance Model Based on The Bodhisattva Spirit: A Research and Development Study Based on The Amitartha Sutra Heri; Lauw Acep; Lianah The; Agustina
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062249000

Abstract

This study aimed to develop a guidance counseling model that integrates the Bodhisattva spirit and teachings of the Sutra of Infinite Meanings (Amitartha Sutra) with modern cognitive psychotherapy principles. Using a qualitative-dominant research and development (R&D) approach based on the ADDIE model, the study included validation by a Buddhist scholar and a clinical psychologist, as well as limited trials with two professional therapists and six adolescent and young adult clients experiencing mild to moderate psychological concerns. The validation results produced scores of 3.5/5.0 from the Buddhist expert and 4.8/5.0 from the clinical psychologist, confirming the model’s theoretical and clinical validity. Effectiveness testing showed that 100% of clients experienced a shift in perspective, 67% showed improved emotional regulation and prosocial intentions, and 100% of therapists reported that the model was easy to implement without intensive training. The conclusion affirms that this model is valid, practical, and effective as a holistic approach that expands therapeutic goals from symptom reduction to the cultivation of noble character (mettā, karuṇā, muditā, upekkhā) and social contribution, making it relevant for educational and mental health service contexts in Indonesia.
Meditasi Sebagai Praktik Self-Healing Dalam Perspektif Psikologi Buddhis: Analisis Tematik Pengalaman Praktisi Meditasi Di Indonesia Jenisya Pricillia; Lauw Acep
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan masalah kesehatan mental pada era modern telah mendorong berkembangnya berbagai pendekatan self-healing yang bertujuan membantu individu mencapai kesejahteraan psikologis. Salah satu pendekatan yang semakin banyak digunakan adalah meditasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman praktisi meditasi dalam memanfaatkan meditasi sebagai praktik self-healing serta menginterpretasikan pengalaman tersebut melalui perspektif Psikologi Buddhis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tematik terhadap data yang diperoleh dari 14 responden praktisi meditasi di Indonesia. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu pengurangan stres dan kecemasan, peningkatan ketenangan batin, regulasi emosi, peningkatan kesadaran diri, dan perbaikan hubungan sosial. Responden juga mengungkapkan tantangan dalam praktik meditasi, terutama terkait konsistensi latihan dan kemampuan mempertahankan fokus. Dalam perspektif Psikologi Buddhis, manfaat yang dirasakan responden berkaitan dengan pengembangan sati (kesadaran penuh), samādhi (konsentrasi), dan bhāvanā (pengembangan batin) yang mendukung transformasi psikologis secara berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meditasi tidak hanya berfungsi sebagai teknik relaksasi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kualitas mental yang mendukung proses self-healing secara holistik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Psikologi Buddhis, pendidikan Buddhis, dan kesehatan mental kontemporer