Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA Tonny Wijono; Sukanda Wijaya; Ferdy Anthonius; Maja Putera Karniawan; Daulat Marulitua Tambunan
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.
Samatha Bhāvanā sebagai Praktik Meditatif untuk Meningkatkan Kesadaran dalam Kehidupan Sehari-hari Tonny Wijono; Lauw Acep; Edi Priyono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1520

Abstract

Kehidupan modern yang serba cepat sering membuat individu berjalan dalam “mode otomatis” sehingga pikiran dan perasaan batin kurang disadari. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana praktik meditasi Samatha Bhāvanā dapat meningkatkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari pada umat Buddha perkotaan di Surabaya serta keterkaitannya dengan nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 praktisi yang telah berlatih Samatha minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan harian pribadi, kemudian dianalisis secara tematik dengan dukungan statistik deskriptif sederhana. Analisis menghasilkan lima tema utama: peningkatan konsentrasi, pengendalian emosi yang lebih baik, kesadaran dalam aktivitas harian, reduksi distraksi mental, dan penguatan empati sosial. Secara kuantitatif, latihan rutin berkaitan dengan penurunan mind-wandering dari 42% menjadi 19% serta peningkatan skor mindfulness harian sebesar 29%. Temuan ini menunjukkan bahwa Samatha Bhāvanā bukan hanya praktik spiritual, tetapi juga keterampilan hidup yang berakar pada budaya lokal dan relevan untuk membantu individu menghadapi tantangan modern.