Badratun Nafis
Universitas Serambi Mekkah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Civic Identity Formation through Digital Citizenship Learning in Higher Education Hafidh Maksum; Halik Halik; Badratun Nafis; Maulidar Maulidar; Juanda Juanda
Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/sospolbud.v5i1.16152

Abstract

This study assessed a Virginia tobacco (Nicotiana tabacum L.) bark–based botanical insecticide for controlling whitefly (Bemisia tabaci) and improving potato (Solanum tuberosum L.) yield. Using a completely randomized design with six concentrations (0–10%), results showed a significant negative linear relationship between insecticide concentration and pest population (R² = 0.98) and infestation intensity (R² = 0.99). The 10% concentration reduced pest populations by 22.82% and produced the lowest infestation levels. Pest population strongly correlated with infestation intensity (R² = 0.98). Yield increased markedly at 10%, with tuber number and weight rising by 66.67% and 82.93%, respectively (R² > 0.99). The insecticidal effect is attributed to nicotine alkaloids and toxic secondary metabolites. These findings highlight the potential of tobacco-based botanical insecticides as a sustainable component of integrated pest management.
Pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat Sebagai Sumber Belajar IPAS Berbasis Kontekstual untuk Siswa Sekolah Dasar Railando Railando; Maulidar Maulidar; Faisal Anwar; Badratun Nafis
UNM Journal of Biological Education Vol 7, No 2 (2025): Vol 7 No 2 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v7i2.87147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil sebagai sumber belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis kontekstual bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, padahal Desa Wisata Pulau Banyak Barat memiliki potensi alam, sosial, dan budaya yang sangat mendukung pembelajaran berbasis konteks nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru IPAS, pengelola desa wisata, serta siswa kelas V di UPTD SPF SD Negeri Asantola. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan desa wisata diwujudkan melalui beberapa bentuk, yaitu: (1) observasi dan pengamatan langsung terhadap ekosistem pantai, mangrove, dan terumbu karang; (2) penggunaan media dan bahan ajar lokal seperti pasir, kerang, dan air laut; (3) praktik lapangan seperti penanaman mangrove dan percobaan penguapan; serta (4) interaksi dengan masyarakat lokal sebagai narasumber pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat sebagai sumber belajar berkaitan dengan pemahaman konsep IPAS yang lebih baik, keterampilan observasi, motivasi belajar, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan dan budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa desa wisata dapat menjadi laboratorium alam yang efektif untuk pembelajaran IPAS berbasis kontekstual.