Wulan Laela Sari
STIKES Bahrul Ulum Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR TIBIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DIRUANG YUDISTIRA RSUD JOMBANG Wulan Laela Sari; Arif Wijaya; Tiara Fatma Pratiwi; Faishol Roni
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1000

Abstract

Fraktur tibia merupakan cedera ortopedi yang umum terjadi dan memerlukan penanganan segera, seringkali melibatkan tindakan operasi. Nyeri pascaoperasi adalah masalah keperawatan utama yang dapat menghambat proses penyembuhan. Teknik relaksasi napas dalam (Deep Breathing Exercise/DBE) adalah intervensi nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi nyeri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus dengan melibatkan dua partisipan yang mengalami nyeri akut pascaoperasi fraktur tibia. Intervensi keperawatan berupa teknik relaksasi napas dalam diberikan secara rutin selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam, kedua pasien menunjukkan penurunan tingkat nyeri dari skala sedang menjadi ringan berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS). Selain itu, terjadi peningkatan kenyamanan dan kemampuan mobilisasi. Intervensi teknik relaksasi napas dalam terbukti mampu menurunkan intensitas nyeri, memperbaiki pola istirahat pasien, dan secara signifikan mendukung proses pemulihan pascaoperasi. Penerapan teknik relaksasi napas dalam dapat diintegrasikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan rutin pada pasien pascaoperasi fraktur tibia. Temuan ini memperkuat bukti bahwa terapi nonfarmakologis memiliki dampak positif dalam manajemen nyeri akut.