Rosmini Maru
Jurusan Geografi, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Partnership dan Peran Perempuan Bajo untuk Ekowisata Berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi Nur Afifa Putri Risna; Maddatuang; Rosmini Maru; Hasriyanti; Rahma Musyawarah
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetahui 1) bentuk partnership yang terjalin antara perempuan Bajo dengan pemerintah dalam pengelolaan ekowisata berkelanjutan di Wakatobi, 2) bagaimana peran perempuan Bajo dalam pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemitraan antara pemerintah dan perempuan Bajo telah diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, pengelola ekowisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism), serta berbgai program pemberdayaan ekonomi dan budaya. Perempuan Bajo memainkan peran penting dalam ekowisata dengan menjadi pemandu wisata, mengembangkan kuliner berbasis hasil laut, serta memproduksi kerajinan tangan dari bahan lokal, mereka juga menjadi penjaga nilai-nilai lokal dan agen edukasi melalui kegiatan wisata yang sarat akan nilai budaya dan pelestarian lingkungan. Prinsip-prinsip ekowisata seperti konservasi, partisipasi masyarakat, penghormatan terhadap budaya lokal, edukasi, dan kontribusi terhadap ekonomi lokal telah dijalankan oleh komunitas Bajo Mola, meskipun masih memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak. Penelitian ini menegaskan bahwa perempuan Bajo memiliki posisi strategis dalam mewujudkan ekowisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemetaan Tingkat Kekeringan Menggunakan Metode Thornthwaite untuk Penentuan Jenis Tanaman Pertanian di Kecamatan Enrekang Santriyani; Nasiah; Muhammad Yusuf; Rais Abidin; Rosmini Maru
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/7299de73

Abstract

Kekeringan merupakan fenomena yang berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, terutama pada wilayah yang mengandalkan curah hujan sebagai sumber utama pengairan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kekeringan di Kecamatan Enrekang dengan menggunakan metode Thornthwaite dengan pendekatan neraca air dan indeks kekeringan serta menentukan jenis tanaman pertanian yang sesuai berdasarkan hasil pemetaan tersebut. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan meliputi curah hujan, suhu, tekstur tanah, dan penggunaan lahan yang dianalisis secara spasial untuk mengetahui distribusi tingkat kekeringan di wilayah penelitian. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa indeks kekeringan di Kecamatan Enrekang cukup bervariasi, berkisar antara nol (0) sampai 126,4 %. Nilai indeks kekeringan tertinggi terdapat pada bulan November stasiun Sulengka. Sementara pada stasiun-stasiun dengan nilai indeks kekeringan sama dengan nol (0) tersebar di seluruh stasiun pada bulan-bulan tertentu yang diperkirakan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Nilai indeks kekeringan sama dengan nol (0) menunjukkan bahwa di daerah tersebut tidak mengalami kekeringan. Rekomendasi tanam tanaman pertanian lahan kering yang di budidayakan menurut indeks kekeringannya yakni padi, jagung, ubi jalar, ubi kayu, kacang tanah, kacang hijau, dan cabai rawit.