This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmanesia
Yudhistira Yudhistira
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH LUWINGAN (Ficus hispida L.f) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Dicky Yuswardi Wiratma; Yudhistira Yudhistira; Jon Kenedy Marpaung
Jurnal Farmanesia Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan tentang tumbuhan obat merupakan budaya bangsa yang diwariskan secara turun temurun. Obat tradisional dalam bahan kimia alam mengandung senyawa-senyawa yang dikenal dengan metabolit sekunder. Senyawa-senyawa metabolit sekunder tersebut memiliki khasiat yang berbeda-beda, sehingga mendorong pentingnya penggalian sumber obat-obat tradisional dari bahan alam salah satunya dari tanaman Luwingan (Ficus hispida L.f). Tujuan: Untuk mengetahui apakah buah Luwingan (Ficus hispida L.f) memiliki aktivitas serta berapa konsentrasi yang efektif sebagai antidiabetes. Metode: Buah luwingan akan diekstraksi dengan menggunakan pelarut etanol. Menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian purposive sampling. Tikus di induksi aloksn dengan dosis 150mg kg/BB secara intraperitoneal. Sampel darah diukur dengan strip tes darah gluco Dr dan hasil kadar glukosa darah dianalisis dengan one way ANOVA. Hasil: Hasil uji pemberian ekstrak etanol buah luwingan (Ficus hispida L.f) memiliki aktivitas antidiabetes pada tikus putih jantan galur wistar yang di induksi aloksan dengan variasi konsentrasi 20% dapat menurunkan KGD 240,8 mg/dL, 40% menurunkan KGD 246 mg/dL dan 60% menurunkan KGD 248,4 mg/dL. Simpulan: Ekstrak etanol buah luwingan dapat menjadi alternatif terapi karena efektivitasnya dalam menurunkan kadar gula darah. Konsentrasi 60% memiliki aktivitas penurunan kadar glukosa darah yang paling baik jika dibandingkan dengan 3 konsentrasi yang di uji. Ekstrak etanol buah luwingan ini memiliki efektivitas yang mendekati glibenklamid sebagai kontrol positif.