Intje Picauly
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Paparan Penyakit dan Status Gizi pada Balita: Studi Cross-sectional di Oesapa, Indonesia Lidya Ludgardis Nau; Lewi Jutomo; Anna Henny Talahatu; Intje Picauly
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2579

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi isu penting karena berdampak pada kesehatan, pertumbuhan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pada usia dini, anak rentan terhadap berbagai faktor risiko, termasuk paparan sakit, yang dapat mempengaruhi status gizi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan paparan penyakit (frekuensi dan durasi) dan status gizi (BB/U, TB/U, BB/TB) pada balita di Kelurahan Oesapa. Jenis penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini adalah 101 balita. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumentasi, lalu dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi sakit (p=0,000) dan durasi sakit (p=0,000), berhubungan dengan BB/U, tetapi tidak dengan TB/U dan BB/TB. Disimpulkan, paparan sakit (frekuensi dan durasi sakit) berhubungan signifikan dengan indikator BB/U, namun tidak berhubungan dengan TB/U dan BB/TB.
Beban Ekonomi Akibat Stunting pada Anak di Nusa Tenggara Timur: Pendeketan Sumber Daya Manusia Retrospektif Yohana Efriani Tahil; Lewi Jutomo; Mega Oktoviana Luisa Liufeto; Intje Picauly
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2580

Abstract

Stunting pada balita tidak hanya berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif, tetapi juga menimbulkan konsekuensi jangka panjang terhadap produktivitas tenaga kerja serta potensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya potensi kerugian ekonomi akibat stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif melalui pengolahan data sekunder yang meliputi data prevalensi stunting yang bersumber dari e-PPGBM Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, data jumlah kelahiran dan data UMR yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Analisis perhitungan menggunakan rumus konig. Hasil menunjukkan prevalensi stunting sebesar 16,9% atau sekitar 64.507 balita. Stunting menyebabkan hilangnya potensi ekonomi dengan total kerugian di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 1,8 Triliun. Oleh karena itu, intervensi pencegahan stunting, khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan, perlu diprioritaskan sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas modal manusia dan keberlanjutan pembangunan ekonomi.