Lisani Lisani
Universitas Jabal Ghafur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA SIMBOLIK TRADISI BA RANUP DALAM ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT ACEH DI DESA BLANG KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE Lisani Lisani; Fahrizal Fahrizal; Yuni Saputri
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Makna Simbolik Tradisi Ba Ranup dalam Adat Pernikahan Masyarakat Aceh di Desa Blang, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan tradisi Ba Ranup, mengidentifikasi dan menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya, serta memahami pandangan masyarakat terhadap keberlanjutan tradisi tersebut dalam pernikahan adat masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ba Ranup mengandung simbol-simbol adat yang kaya makna. Hantaran seperti ranup sirih, buah-buahan, pakaian, dan mahar mencerminkan niat baik, harapan kesejahteraan, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap perempuan. Setiap unsur memiliki nilai spiritual dan sosial yang memperkuat makna prosesi lamaran. Pelaksanaan tradisi ini berlangsung tertib dan penuh tata krama, mulai dari pembawaan hantaran hingga pembicaraan rencana pernikahan, yang dilakukan secara musyawarah serta melibatkan keluarga dan tokoh adat, mencerminkan nilai sopan santun dan keseriusan dalam membentuk ikatan. Masyarakat Desa Blang masih menjaga dan menghargai tradisi Ba Ranup, dengan dukungan dari tokoh adat dan aparat desa yang turut mendorong generasi muda untuk melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari pelestarian nilai budaya, etika, dan identitas lokal.Kata kunci: Ba Ranup; makna simbolik; adat pernikahan; masyarakat Aceh; pelestarian budaya