Tingginya kebutuhan organisasi untuk mempertahankan komitmen kerja karyawan mendorong pentingnya pemahaman tentang faktor-faktor psikologis yang berperan dalam pembentukannya. Salah satu faktor yang diperkirakan memiliki kontribusi penting adalah kepribadian proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian proaktif terhadap komitmen kerja pada karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi sederhana. Subjek penelitian berjumlah 76 karyawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh signifikan terhadap komitmen kerja, ditunjukkan oleh nilai F = 21,044; p = 0,000. Nilai R² = 0,221 yang berarti kepribadian proaktif berkontribusi sebesar 22,1% terhadap komitmen kerja. Koefisien regresi positif (B = 0,774; p = 0,000) mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat proaktivitas individu, semakin tinggi pula komitmen kerja yang ditunjukkan. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kepribadian proaktif merupakan prediktor penting dari komitmen organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi organisasi untuk mendorong pengembangan perilaku proaktif guna meningkatkan keterikatan dan retensi karyawan.