Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup Hedonisme Terhadap Perilaku Konsumtif Dewasa Aldiansyah, Muhammad; Sudjiwanati, Sudjiwanati; Andromeda, Nadiya
PSIKOVIDYA Vol 28 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v28i2.289

Abstract

Kehidupan hedonism pada jaman semakin modern dapat mengubah pola perilaku konsumtif yang terjadi di seluruh lapisan masyarakat yang menarik untuk di teliti. Tujuan penelitian mengkaji pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif di daerah Karangbesuki Malang. Metode penelitian kuantitatif populasinya Rukun Warga 3 Karangbesuki, sampel penelitian 213 responden dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan skala perilaku konsumtif 21 aitem, Gaya Hidup Hedonis 23 aitem dengan skala likert, yang telah di uji validiaditas Produck Moment dan uji reliabiltas Alpha Cronbach. Uji hipotesis menggunakan nalisis regresi linear sederhana dengan hasil penelitian gaya hidup hedonisme memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai signifikansi variabel gaya hidup hedonisme sebesar 0,046. Menunjukkan bahwa semakin tinggi gaya hidup hedonisme maka akan semakin tinggi perilaku konsumtif. Nilai R square 0,136 artinya gaya hidup hedonisme memiliki pengaruh sebesar 13,6% terhadap perilaku konsumtif.
Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Keterampilan Pengambilan Keputusan pada ASN Andromeda, Nadiya; Kristanti, Essha Paulina
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.4969

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh disregulasi emosi terhadap kemampuan dalam mengambil keputusan pada aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan tehnik analisis regresi linier. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 201 ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya. Matode sampelnya menggunakan sampel populasi. Instrumen yang digunakan adalah skala pengambilan keputusan yang diturunkan dari kompetensi pengambilan Keputusan berdasarkan Perka BKN RI 2019 dan Skala DERS. Hasil analisis melalui regresi linier dalam penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh disregulasi emosi terhadap pengambilan keputusan diperoleh koefisien regresi sebesar -0,345 dengan nilai t statistik sebesar 5,255 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan, artinya semakin tinggi disregulasi emosi akan berpengaruh terhadap semakin rendah pengambilan keputusan.
Peran Kepribadian Pro-Aktif Terhadap Komitmen Kerja pada Guru dan Terapis Anak Berkebutuhan Khusus Marhisar Simatupang; Nadiya Andromeda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3703

Abstract

Tingginya kebutuhan organisasi untuk mempertahankan komitmen kerja karyawan mendorong pentingnya pemahaman tentang faktor-faktor psikologis yang berperan dalam pembentukannya. Salah satu faktor yang diperkirakan memiliki kontribusi penting adalah kepribadian proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian proaktif terhadap komitmen kerja pada karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi sederhana. Subjek penelitian berjumlah 76 karyawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh signifikan terhadap komitmen kerja, ditunjukkan oleh nilai F = 21,044; p = 0,000. Nilai R² = 0,221 yang berarti kepribadian proaktif berkontribusi sebesar 22,1% terhadap komitmen kerja. Koefisien regresi positif (B = 0,774; p = 0,000) mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat proaktivitas individu, semakin tinggi pula komitmen kerja yang ditunjukkan. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kepribadian proaktif merupakan prediktor penting dari komitmen organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi organisasi untuk mendorong pengembangan perilaku proaktif guna meningkatkan keterikatan dan retensi karyawan.