Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang kurang menarik dan dinamis pembelajaran menjadi komunikasi satu arah tanpa melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran game scattergories terhadap peningkatan minat belajar peserta didik, untuk mengetahui pengaruh dalam menggunakan model pembelajaran game scattergories terhadap peningkatan minat belajar peserta didik, untuk mengetahui minat belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran game scattergories. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen jenis penelitian quasi experimental desain penelitian non-equivalent control grup desaign membagi kelas sampel sebanyak 70 responden terdiri dari 35 peserta didik kelas eksperimen melakukan treatment menggunakan model pembelajaran game scattergories dan 35 peserta didik kelas kontrol menggunakan model pembelajaran mind mapping dengan menyebarkan angket dan tes pada peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol dengan skor 83,42 sedangkan kelas kontrol memperoleh skor 66,85. Penggunaan model pembelajaran game scattergories terbukti efektif meningkatkan minat belajar peserta didik setelah dilakukannya analisis uji t menunjukan nilai thitung > ttabel, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran game scattergories terhadap peningkatan minat belajar peserta didik melalui hasil uji korelasi product moment dengan hasil person correlation nya adalah 0,608. Minat belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran game scattergories tergolong baik dengan hasil data angket memperoleh skor 2171. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran game scattergories efektif meningkatkan minat belajar peserta didik dibandingkan model pembelajaran mind mapping. Kata kunci: Model Pembelajaran Game Scattergories, Minat Belajar Peserta didik, Pendidikan Pancasila.