Dwi Andini
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Belajar Anak Usia Sekolah di Sekitar Binjai dan Langkat Dwi Andini; Juliani; Ade Lylyana; Sindy Cahyani; Isnda Yaa Dilla
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ryrsfh16

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh media sosial terhadap perilaku belajar anak usia sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik sampling jenuh dengan semua responden dijadikan sampel data sebanyak 10 orang. Responden yang merupakan anak usia sekolah secara acak yang berada di Binjai dan Langkat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan teknik kuesioner atau angket, yang diberikan langsung untuk diisi dan dianalisis regresi linier sederhana dan penggunaan persentase nilai terhadap kemungkinan pengaruh yang merupakan nilai maksimum. Hasil data setelah dianalisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media sosial (X) terhadap perilaku belajar anak (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 62,1,%. Hal ini menunjukkan penggunaan media sosial dapat berpengaruh terhadap perilaku belajar anak di usia sekolah.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Konteks Multikulturalisme Indonesia Jariyah Jariyah; Juliani Juliani; Ade Lylyana; Dwi Andini; Lisa Seprina Br. Sembiring
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/w4w9vf36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan tantangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia dalam menanggapi realitas multikulturalnya. Indonesia adalah negara dengan keragaman etnis dan agama yang tinggi, sehingga membutuhkan kebijakan pendidikan yang tidak hanya mempromosikan identitas agama tetapi juga memperkuat toleransi, inklusi, dan persatuan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap regulasi dan praktik pendidikan Islam, dari kurikulum hingga administrasi lembaga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam, khususnya melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), menghadapi dilema antara menjaga otentisitas ajaran Islam dan kebutuhan untuk menyelaraskan nilai-nilai multikultural. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi kebijakan, menekankan pentingnya pendekatan Islam moderat (wasatiyyah Islam), integrasi nilai-nilai kebangsaan ke dalam kurikulum, serta penguatan kompetensi guru untuk mengajarkan keragaman sebagai kekayaan, bukan sebagai ancaman. Implementasi kebijakan yang inklusif ini sangat krusial untuk memastikan bahwa pendidikan Islam berkontribusi pada pembangunan masyarakat Indonesia yang harmonis dan beradab.