Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Konseling Individu dalam Menghadapi Permasalahan Trauma Bullying pada Remaja di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi Nia Syahfitri Damanik; Elsi Sumita Harahap; Rido Hardian Rangkuti; Ainul Mardiyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/h8hgs444

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius yang dapat menimbulkan trauma psikologis pada remaja, khususnya bagi remaja yang tinggal di lingkungan panti asuhan. Trauma akibat bullying dapat berdampak pada kondisi emosional, kepercayaan diri, serta kemampuan penyesuaian sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konseling individu dalam membantu remaja menghadapi trauma bullying di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individu berperan penting dalam membantu pemulihan emosional remaja, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan strategi coping yang adaptif. Konseling individu juga membantu remaja dalam membangun kembali hubungan sosial yang sehat. Dengan demikian, konseling individu dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk intervensi yang efektif dalam menangani trauma bullying pada remaja di lingkungan panti asuhan.
Guidance and Counseling Teachers’ Role in Students’ Emotional Maturity at MAN 1 Medan Elsi Sumita Harahap; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v6i1.1754

Abstract

This study aims to analyze the role of the guidance and counseling teacher in supporting the development of emotional maturity among Grade XI students at MAN 1 Medan. This research employed a descriptive qualitative approach involving one guidance and counseling teacher as the main informant and two Grade XI students as supporting informants selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was strengthened through source and technique triangulation. The findings indicate that some students’ emotional maturity was still developing, as reflected in irritability, difficulty controlling anger, anxiety when facing academic pressure, and strong influence from peers and family conditions. The guidance and counseling teacher supported students through classroom guidance, information services, group guidance, individual counseling, and an empathetic personal approach. These services helped students recognize their emotions, calm themselves, consider their responses before acting, and become more open in expressing personal problems. The findings suggest that guidance and counseling services can serve as a practical school-based support strategy for gradually and contextually developing students’ emotional maturity.