Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Manajemen Komunikasi Penyiaran Masjid Ar-Ridwan dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kelurahan Sei Putih Tengah Anisah Luthfiah; Yasmin Nafisah; Nur Siti Dahlia Daulay; Ainul Mardiyah
Journal of Civic and Character Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i2.8754

Abstract

Strategi komunikasi dalam manajemen merupakan aspek yang penting dalam pengelolaan organisasi keagamaan di masjid, yang berfungsi dalam membangun interaksi sosial serta meningkatkan partisipasi masyarakat. Pengelolaan komunikasi yang efektif untuk penyiaran menjadi bagian esensial dalam merumuskan metode penyampaian pesan agama agar informasi dapat disampaikan dengan jelas kepada masyarakat. Dengan sistem komunikasi yang baik, masjid dapat menjalin hubungan yang harmonis antara pengurus dan juga masyarakat serta mendorong ikut serta dalam mereka dalam berbagai kegiatan keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi pengelolaan komunikasi penyiaran di Masjid Ar-Ridwan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di Kelurahan Sei Putih Tengah dalam kegiatan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang mencakup perencanaan pesan, pemanfaatan media penyiaran, dan pendekatan personal dapat mendukung peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas keagamaan. Manajemen komunikasi penyiaran berperan penting dalam memperkuat hubungan antara masjid dengan masyarakat untuk mencapai tujuan dakwah
Studi Literasi Fungsi Manajemen Komunikasi Dalam Organisasi Windiyani; Gischa Aulia; Sopiyah; Ainul Mardiyah
Journal of Civic and Character Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i2.8764

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting dalam organisasi yang berperan dalam mendukung koordinasi, penyampaian informasi, serta pencapaian tujuan organisasi. Namun, dalam praktiknya masih sering ditemukan hambatan komunikasi yang menyebabkan kesalahpahaman, kurangnya koordinasi, dan menurunnya efektivitas kerja organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk memahami pentingnya manajemen komunikasi dalam mengatasi berbagai permasalahan tersebut serta menjelaskan fungsi-fungsi komunikasi dalam organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep komunikasi organisasi dan fungsi manajemen komunikasi dalam mendukung keberhasilan organisasi. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi memiliki peran penting dalam mengelola arus informasi, membangun koordinasi, serta meningkatkan efektivitas hubungan kerja dalam organisasi. Fungsi manajemen komunikasi meliputi fungsi informatif, regulatif, persuasif, dan integratif yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang terorganisasi dan produktif. Kesimpulannya, manajemen komunikasi merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan organisasi karena mampu mendukung terciptanya komunikasi yang efektif dan efisien. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lapangan pada berbagai jenis organisasi guna memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai implementasi manajemen komunikasi dalam praktik.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Dakwah Mahasiswa KPI Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Pramita Kesuma; Nur Intan Kayla Zein; Asyah Apriliani; Miftahur Raihan; Ainul Mardiyah
Journal of Civic and Character Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i2.8772

Abstract

Studi ini berupaya mengkaji bagaimana mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Sumatera Utara Medan memanfaatkan media sosial untuk berdakwah. Era teknologi digital yang berkembang pesat telah menjadikan media sosial sebagai salah satu jalur ampuh untuk menyebarkan ajaran agama kepada publik, khususnya generasi muda. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif berupa survei. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada para mahasiswa KPI UINSU Medan yang aktif bermain media sosial. Untuk menganalisis data, dipakai analisis statistik deskriptif untuk memahami sejauh mana media sosial dimanfaatkan dalam kegiatan dakwah. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa KPI UINSU Medan giat menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menyiarkan nilai-nilai Islam melalui berbagai bentuk muatan, mulai dari video tausiah, kutipan Al-Qur'an dan hadis, poster informatif, hingga tulisan bernuansa Islami. Media sosial dinilai mampu memperluas cakupan dakwah, menguatkan interaksi dengan audiens, dan menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara kreatif dan mudah dipahami. Kendati demikian, pemanfaatan media sosial untuk dakwah juga dihadapkan pada bermacam kendala, seperti maraknya informasi palsu, minimnya pemahaman literasi digital sebagian pengguna, serta persaingan dengan konten hiburan. Maka dari itu, penting untuk meningkatkan keterampilan digital dan etika bersosial media agar aktivitas dakwah di ranah digital dapat berjalan optimal, penuh tanggung jawab, serta memberikan pengaruh baik bagi masyarakat.
Strategi Komunikasi Krisis Public Relations Dalam Menangani Isu Pemerintahan Ahmad Haris Al Hafiz; Gading Muhammad Thoriq; Halif Riadin; Ainul Mardiyah
Journal of Civic and Character Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i2.8780

Abstract

Di era digital, penyebaran informasi yang berlangsung secara cepat melalui media massa dan media sosial menyebabkan isu pemerintahan mudah berkembang menjadi krisis yang dapat memengaruhi citra institusi serta tingkat kepercayaan masyarakat. Dalam situasi tersebut, Public Relations (PR) atau humas pemerintah memiliki peran penting dalam mengelola komunikasi agar informasi yang beredar dapat dikendalikan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis Public Relations dalam menangani isu pemerintahan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penanganan krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber literatur yang relevan mengenai komunikasi krisis dan public relations pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi krisis yang efektif dilakukan melalui identifikasi isu secara dini, penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan transparan, pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi publik, serta koordinasi yang baik antarinstansi pemerintah. Selain itu, komunikasi dua arah dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan mengurangi dampak negatif dari isu yang berkembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penanganan krisis sangat dipengaruhi oleh kesiapan humas dalam merespons isu secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan informasi publik. Dengan demikian, strategi komunikasi krisis yang tepat dapat membantu pemerintah menjaga reputasi institusi dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Strategi Konseling Keluarga untuk Mengatasi Phubbing dan Meningkatkan Kualitas Interaksi Antaranggota Keluarga di Era Digital Ainul Mardiyah; Suci Ramadani; Rojatul Aini; Istianah Istianah; Mirna Siti Herlisna
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8pmsr684

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam keluarga. Salah satu fenomena yang semakin sering ditemukan adalah phubbing (phone snubbing), yaitu perilaku mengabaikan lawan bicara karena lebih fokus pada penggunaan telepon pintar. Fenomena ini berpotensi menurunkan kualitas interaksi antaranggota keluarga, mengurangi kedekatan emosional, serta memicu konflik dan ketidakpuasan dalam hubungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi konseling keluarga sebagai upaya mengatasi perilaku phubbing dan meningkatkan kualitas interaksi antaranggota keluarga di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan phubbing, komunikasi keluarga, dan konseling keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling keluarga memiliki peran penting dalam membantu anggota keluarga memahami dampak negatif phubbing, membangun kesadaran penggunaan teknologi secara sehat, serta mengembangkan pola komunikasi yang lebih efektif. Beberapa strategi yang dapat diterapkan meliputi psikoedukasi mengenai penggunaan media digital, pelatihan komunikasi interpersonal, penyusunan aturan penggunaan gawai dalam keluarga, peningkatan kualitas waktu bersama (quality time), dan penguatan fungsi keluarga melalui pendekatan sistem keluarga. Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan keterbukaan, empati, dan keterlibatan emosional antaranggota keluarga sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis. Dengan demikian, konseling keluarga menjadi salah satu intervensi yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan komunikasi keluarga pada era digital serta mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi Konseling Keluarga Islam dalam Membangun Keluarga Sakinah di Era Modern Ainul Mardiyah; Sri Rahayu Ningsih; Dina Angreyni Nasution; Fiqri Permana
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/kfxh2r42

Abstract

Perkembangan zaman modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi, perubahan pola komunikasi, serta meningkatnya tuntutan sosial dan ekonomi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan keluarga. Berbagai permasalahan seperti konflik rumah tangga, ketidakseimbangan komunikasi, menurunnya kualitas interaksi keluarga, hingga meningkatnya angka perceraian menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Dalam konteks tersebut, konseling keluarga Islam hadir sebagai salah satu pendekatan yang dapat membantu keluarga dalam mengatasi berbagai permasalahan berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling keluarga Islam dalam membangun keluarga sakinah di era modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library study) dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan yang berkaitan dengan konseling keluarga Islam dan konsep keluarga sakinah. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi konseling keluarga Islam berperan penting dalam membentuk hubungan keluarga yang harmonis melalui penguatan aspek spiritual, komunikasi yang efektif, penyelesaian konflik secara Islami, serta peningkatan pemahaman terhadap hak dan kewajiban anggota keluarga. Konseling keluarga Islam juga membantu pasangan suami istri dalam menghadapi berbagai tantangan modern dengan tetap berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah. Dengan demikian penerapan konseling keluarga Islam secara optimal dapat menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Evaluasi Program Kerja dalam meningkatkan Efektivitas Organisasi Eksternal PK IMM FDK UINSU Queen Dara Assyifa; Alya Suci Olyvia; Natasya Syahida; Ainul Mardiyah
Journal of Business Inflation Management and Accounting Vol. 3 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/bima.v3i2.8757

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi program kerja dalam menjaga kesinambungan dan efektivitas organisasi mahasiswa eksternal, khususnya Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (PK IMM FDK UINSU). Masalah yang sering terjadi adalah kurangnya standardisasi mekanisme evaluasi berkala yang berdampak pada ketidak pastian ketercapaian target program kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan evaluasi program kerja serta kontribusinya terhadap peningkatan efektivitas organisasi PK IMM FDK UINSU. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi struktural fungsional berdasarkan profil kader struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi dilakukan melalui tiga tahapan utama: evaluasi bulanan, pleno tengah periode, dan laporan pertanggungjawaban akhir. Kontribusi evaluasi terbukti signifikan dalam memetakan hambatan taktis, meningkatkan fungsi koordinasi antarbidang, dan mengoptimalkan pencapaian tujuan strategis organisasi secara efektif.
Dampak Trauma Akut pada Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatra Utara yang Mengalami Kecelakaan Lalu Lintas: Studi Kualitatif Deskriptif Ainul Mardiyah; Amanda Nurul Balqhis; Putri Handayani Rizki; Tri Suci Nur’aini
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v3i1.2179

Abstract

Traffic accidents are traumatic events that cause not only physical injuries but also significant psychological impacts, especially among university students. This study aims to describe the forms of acute trauma experienced by students of the Faculty of Da’wah and Communication at the State Islamic University of North Sumatra after experiencing traffic accidents, as well as to examine the impact of acute trauma on students’ psychological, academic, and social conditions. This research uses a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews with two students who had experienced traffic accidents. The findings indicate that the acute trauma experienced by students is more dominant in psychological aspects than physical injuries. The symptoms include excessive fear and anxiety, sleep disturbances, recurring traumatic memories, difficulty concentrating, and heightened vigilance when being on the road. Acute trauma affects academic life through decreased concentration and class attendance for some participants, and social life through temporary social withdrawal or, conversely, increased support from family and friends. In coping with trauma, students employ adaptive coping strategies such as social support, spiritual approaches, engaging in positive activities, and gradual emotional regulation. This study highlights the importance of paying attention to students’ mental health after traffic accidents and the need for trauma counseling and support services within the university environment.
Peran Dukungan Teman Sebaya Dalam Pembentukan Rasa Percaya Diri Remaja Di MAN 2 Medan Ainul Mardiyah; Nadine Khalifi Ermawan; Syifa Aulia; Haikal Mubarok Marpaung
Jurnal Ilmu Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): BIKOLING - Desember
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/bikoling.v2i3.1031

Abstract

This study aims to describe and analyze the role of peer support in shaping the self- confidence of adolescents at MAN 2 Medan. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews with several purposively selected students. The findings indicate that peer support plays a significant role in enhancing adolescents' self- confidence through various forms of support, such as appreciation of opinions, social acceptance, encouragement, and positive group interactions. Adolescents who receive higher levels of peer support show greater courage, openness, and self-assurance compared to those with lower support. The study also reveals that peer support becomes more effective when reinforced by other factors such as parental support, a conducive school environment, and adolescents' selectivity in choosing friends. Therefore, it can be concluded that peer support is an essential social factor that contributes to the development and strengthening of adolescents' self-confidence.
Analisis Pengalaman Mahasiswa Baru Universitas Islam Negeri Sumatera Utaran Dalam Menyesuaikan Diri Di Lingkungan Kampus Ainul Mardiyah; Fadhila Habibi; Nabila Khairani; Juniar Rahmadani
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adjustment is a crucial process that new students must undergo when entering college. The transition from a school environment to a university environment requires students to adapt to a more independent learning pattern, higher academic demands, and more diverse social dynamics. At UINSU, this adaptation process is unique because students face not only academic situations but also the religious culture that characterizes the campus. This study aims to describe the experiences of new students in adjusting to the university environment, identify factors that support and hinder adaptation, and explore the strategies used by students during this process. This study used a qualitative approach using interviews with several new UINSU students. The results indicate that the students' adjustment process is influenced by social relationships, the academic system, the campus environment, facilities, and internal psychological factors. Furthermore, social support from peers and campus activities play a significant role in helping students navigate the transition. These findings are expected to provide input for the university in providing adaptation support programs for new students to ensure a more comfortable and effective learning process.