Nadya Nurkhalisa
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Afektif dalam Membangun Loyalitas Konsumen, Eksplorasi Peran Emotional Branding dan Brand Attachment Nadya Nurkhalisa; Teguh Wicaksono; Firdaus Firdaus
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/abxmqw68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) emotional branding, (2) brand attachment, (3) loyalitas konsumen, (4) pengaruh emotional branding terhadap loyalitas konsumen, (5) pengaruh brand attachment terhadap loyalitas konsumen, dan (6) pengaruh emotional branding dan brand attachment terhadap loyalitas konsumen pada produk air minum Galuh di Kota Banjarmasin. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan merupakan penelitian survey. Populasi penelitian seluruh masyarakat di Kota Banjarmasin yang menggunakan atau pernah mengonsumsi produk air minum Galuh dan sampel sebesar 138 responden dengan analisis data Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) analisis deskriptif mengindikasikan bahwa gambaran emotional branding, brand attachment, dan loyalitas konsumen produk air minum Galuh di Kota Banjarmasin berada dalam kategori yang baik. (2) emotional branding berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen produk air minum Galuh di Kota Banjarmasin. (3) brand attachment berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen produk air minum Galuh di Kota Banjarmasin. (4) secara simultan, emotional branding dan brand attachment berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen produk air minum Galuh di Kota Banjarmasin. Hal ini mengindikasikan bahwa kontribusi pengaruh kombinasi emotional branding dan brand attachment terhadap loyalitas konsumen adalah sebesar 71,4%, sedangkan sisanya sebesar 28,6% dijelaskan oleh variabel atau faktor lain di luar model penelitian ini.