Nico Dwi Habbiburahman
Universitas PGRI Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pentahelix sebagai pendekatan sinergitas dalam pengembangan ekonomi kreatif di jalur lintas selatan Kabupaten Blitar Dwi Wahyuni; Ninik Sudarwati; Ririn Febriyanti; Nico Dwi Habbiburahman
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2026): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v14i2.24825

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi sumber daya lokal dan pariwisata. Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Blitar merupakan wilayah yang memiliki berbagai potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat lokalnya. Namun pengembangan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan koordinasi antar pemangku kepentingan, rendahnya inovasi produk, serta kurang optimalnya promosi dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pentahelix sebagai pendekatan sinergitas dalam pengembangan ekonomi kreatif di Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan terhadap peran lima aktor utama dalam model pentahelix yaitu pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antaraktor pentahelix mampu mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui penyediaan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan investasi dan pemasaran, pemberdayaan masyarakat, serta promosi potensi daerah di kawasan Jalaur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Blitar. Sinergi yang terbangun memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai tambah produk kreatif masyarakat lokal, perluasan akses pasar, dan penguatan daya saing ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pentahelix merupakan pendekatan yang efektif dalam menciptakan kolaborasi multipihak untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Blitar. Optimalisasi peran setiap aktor serta penguatan koordinasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan agar pengembangan ekonomi kreatif dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal maupun luar daerah