Getwin Yoma Loupatty
Universitas Kristen Papua

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPGRADE SKILL AKADEMIK MAHASISWA MELALUI PELATIHAN MENDELEY BERBASIS DIGITAL Lili Sarce Joy Sapari; Edward Clan; Novalin M. Syauta; Getwin Yoma Loupatty; Ade Andriani Renouw; Meyta Longkutoy; Yanti Marlina Timisela; Philipus Sinay; Andrei Maryen; Rendi Y. Pattiasina
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Solideo: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/az1j8h90

Abstract

Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tuntutan akademik dengan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi pendukung penulisan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan berbasis digital yang bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi akademik mahasiswa, khususnya dalam penggunaan Mendeley. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi, metode praktek langsung dan pendampingan. Hasil yang diperoleh pelatihan penggunaan Mendeley terbukti menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan referensi ilmiah secara lebih efisien, akurat, dan sesuai standar penulisan akademik. Program ini juga menunjukkan bahwa kebutuhan pendampingan teknologi akademik masih relevan untuk mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan penelitian dan publikasi ilmiah.
TINJAUAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN TERHADAP PERAN GURU BK DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMP N 7 SORONG Getwin Yoma Loupatty; Hanock Kurmasela; Firnawati Saogo
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 11 No 1 (2026): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/gr7rvq90

Abstract

Dalam artikel ini membahas tentang tinjauan psikologi pendidikan terhadap peran guru bimbingan konseling dan guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi siswa yang bermasalah disekolah SMP N 7 Sorong. Sebagai guru bimbingan konseling memiliki tugas penting mengenali dan mengetahui masalah yang dihadapi oleh peserta didik dengan secara mendalam. Guru Pendidikan Agama Kristen juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan iman peserta didik sehingga mampu membentuk karakter siswa baik secara tubuh, jiwa dan roh yang selaras dengan firman Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan hasilnya dilakukan melalui kegiatan observasi dan wawancara untuk mengetahui penyebab terjadinya masalah pada peserta didik. Dari hasil penelitian tentang peran guru bimbingan konseling dan guru pendidikan agama Kristen dapat disimpulkan pelaksanaan bimbingan terdiri dari pemberian nasehat secara terus- menerus, memberikan solusi dan dorongan dan motivasi serta guru menanamkan nilai-nilai moral dalam diri peserta didik. Melalui penelitian ini diharapkan guru Pendidikan Agama Kristen dan Bimbingan Konseling dapat menjalankan perannya dengan baik untuk mendampingi siswa yang bermasalah.
MEMAHAMI MUNUS TRIPLEX KRISTUS DAN IMPLIKASINYA PADA MASA KINI Ricky Donald Montang; Optan Noldi Sardi Sargius Bee; Getwin Yoma Loupatty
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 11 No 1 (2026): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/cxej4k54

Abstract

Doktrin Munus Triplex atau Tiga Jabatan Kristus sebagai Nabi, Imam, dan Raja, merupakan salah satu fondasi kristologi yang krusial dalam teologi Kristen. Namun, di era modern, pemahaman terhadap tiga jabatan ini sering kali mengalami reduksi sekadar sebagai konsep historis-teologis tanpa relevansi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengontekstualisasikan kembali doktrin Munus Triplex dan menemukan implikasi konkretnya bagi kehidupan gereja dan orang percaya di masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menganalisis teks-teks Alkitab, literatur teologi klasik, serta pemikiran teolog kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Munus Triplex bukan hanya identitas fungsional Kristus di masa lalu, melainkan sebuah cetak biru (blueprint) bagi misi gereja masa kini. Pertama, jabatan Nabi mengimplikasikan panggilan gereja untuk menyuarakan kebenaran prophetic di tengah krisis moral dan keadilan sosial. Kedua, jabatan Imam memanggil orang percaya untuk menjalankan fungsi pastoral, rekonsiliasi, dan pelayanan yang penuh empati di dunia yang terluka. Ketiga, jabatan Raja menginspirasi kepemimpinan yang melayani (servant leadership) dan penegakkan syalom Allah di berbagai bidang kehidupan.