Danar Cahyo Prakoso
Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Peran AI dalam Menangkal Hoaks dan Cyberbullying Danar Cahyo Prakoso; Restu Rakhmawati
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan dalam ruang siber terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin masifnya pemanfaatan teknologi informasi dan media digital dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), membuka peluang baru dalam upaya menangkal hoaks dan cyberbullying. Pemanfaatan AI secara tepat dapat membantu meningkatkan kewaspadaan pengguna media digital serta mempercepat proses identifikasi konten bermasalah sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas. Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum memahami peran, cara kerja, dan batasan penggunaan AI dalam konteks keamanan siber dan literasi digital. Kurangnya pemahaman ini menyebabkan potensi AI belum dimanfaatkan secara optimal, padahal peningkatan kesadaran dan literasi AI dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko kejahatan siber dan menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menyasar kalangan akademis, khususnya guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan teknologi digital. Guru diposisikan sebagai agen literasi digital di lingkungan sekolah, sementara siswa merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan hoaks dan cyberbullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan daring berbentuk ceramah. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dan hasil yang diperoleh, penyuluhan mampu memberikan pemahaman awal kepada mitra terkait literasi digital, identifikasi hoaks, serta pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui penyuluhan daring dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kesadaran keamanan siber di lingkungan pendidikan.
Peningkatan Kesadaran Keamanan Data Pribadi pada Siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta Danar Cahyo Prakoso; Aan Kurniawan; Krisitina Febriani
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan data pribadi merupakan salah satu hal yang wajib diperhatikan di tengah kemajuan perkembangan teknologi informasi dan internet dikarenakan tingginya aktivitas digital yang terjadi saat ini. Namun, tingginya aktivitas digital tersebut belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan dan perlindungan data pribadi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya berbagai bentuk kejahatan siber, seperti pencurian identitas, penipuan daring, dan peretasan akun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi saat beraktivitas di dunia digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil post-test sebagai evaluasi ini menunjukkan adanya pemahaman yang baik terhadap konsep keamanan data pribadi dan kemampuan mengidentifikasi berbagai ancaman siber yang berpotensi menyebabkan penyalahginaan data. Dengan demikian, kegiatan sosialiasi dalam rangka pengabdian kemasyarakat ini menunjukkan hasil yang positif karena efektif dalam meningkatkan literasi keamanan digital siswa terhadap pentingnya perlindungan data pribadi sebagai upaya preventif guna menghadapi risiko kejahatan pada dunia maya.