Farraz Aulia Ihsan
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menggali Potensi Generasi Z Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai: Strategi Pendidikan yang Efektif Farraz Aulia Ihsan; Juliani; Heriyanto; Iqbal Ayyoby; Dani Kurniawan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/55jpqw04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi generasi Z mahasiswa pendidikan agama Islam serta merumuskan strategi pendidikan yang efektif dan kontekstual di lingkungan Institut Syekh H Abdul Halim Hasan Binjai. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang memiliki keterampilan teknologi tinggi, kemampuan kolaborasi yang kuat, serta kecenderungan spiritualitas yang lebih personal dan reflektif. Dalam konteks pendidikan Islam, karakteristik tersebut menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang berbeda dari metode konvensional yang selama ini diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran yang mereka jalani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa generasi Z memiliki potensi besar dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran, kecakapan bekerja dalam tim, serta kreativitas dalam menyampaikan nilai-nilai Islam. Selain itu, mereka cenderung mengembangkan spiritualitas secara lebih mandiri dan kritis. Strategi pendidikan Islam yang terbukti efektif meliputi integrasi teknologi dalam proses belajar, pendidikan nilai berbasis proyek, serta sistem mentoring yang membina karakter melalui relasi personal. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam di era generasi Z bergantung pada kemampuan lembaga pendidikan dalam menyesuaikan strategi pengajarannya agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik masa kini.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Generasi Z Farraz Aulia Ihsan; Dinda Aulia; Dhea Puja Puspita; Ayu Safrida Yanti; Juliani Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/fdb0m956

Abstract

Pendidikan Islam memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter bangsa dan memperkuat nilai-nilai moral serta spiritual peserta didik. Namun, di tengah perkembangan globalisasi, digitalisasi, dan dinamika sosial-keagamaan, kebijakan pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks baik dari aspek regulasi, implementasi kurikulum, maupun pengembangan sumber daya manusia pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan pemerintah yang relevan pada periode 2020–2025. Data dianalisis melalui metode analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi arah kebijakan, kecenderungan pengembangan, serta hambatan implementatif dalam konteks pendidikan Islam modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan Islam di Indonesia bergerak menuju integrasi nilai keislaman dengan kemajuan teknologi, penguatan moderasi beragama, dan inklusivitas pendidikan. Namun, tantangan utama masih ditemukan pada aspek pemerataan kualitas pendidikan, digital literacy guru, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi kebijakan pendidikan Islam serta rekomendasi praktis untuk memperkuat tata kelola pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman.