Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH TAHU UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK DENGAN SISTEM MFC MENGGUNAKAN BAKTERI LACTOBACILLUS BULGARICUS Mufida, Nurul; Yuniarto, Abdul Hakim Prima
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v6i2.3691

Abstract

Tahu merupakan salah satu sumber protein dengan bahan dasar kedelai yang sangat digemari oleh masyarakat. Tetapi dalam prosesnya, pembuatan tahu menghasilkan 15-20 liter/kg limbah cair tahu pada setiap 1 Kg bahan baku kedelai. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Untuk Menghasilkan Energi Listrik Dengan Sistem Microbial Fuel Cell (MFC) Menggunakan Bakteri Lactobacillus Bulgaricus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produksi energi listrik dari limbah cair tahu terhadap 3 variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi penambahan larutan elektrolit serta penambahan bakteri lactobacillus bulgaricus menghasilkan arus listrik rata-rata sebesar 0,5305 mA, tegangan rata-rata sebesar 1,0247 V, serta daya rata-rata sebesar 0,546 mW untuk limbah cair tahu dengan volume 1000 ml. Sedangkan untuk volume limbah cair tahu 1500 ml menghasilkan arus listrik rata-rata sebesar 0,3951 mA, tegangan rata-rata sebesar 0,9799 V, serta daya rata-rata sebesar 0,388 mW.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL TUMBUHN SIDAGURI (Sida rhombifolia L.) Zidratil; Mufida, Nurul; Sukarti
Cokroaminoto Journal of Chemical Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia telah lama mengenal serta menggunakan obat-obatan alami atau yang dikenal dengan obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan obat-obatan telah dilakukan secara turun temurun karena mudah untuk didapatkan. Tumbuhan adalah sumber senyawa kimia baik sebagai senyawa kimia hasil metabolisme primer seperti karbohirat, protein, dan lemak yang digunakan oleh tumbuhan tersebut dalam pertumbuhannya, maupun sebagai sumber senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan tanin. Skrining fitokimia merupakan metode yang digunakan untuk mempelajari komponen senyawa aktif yang terdapat dalam sampel, yaitu mengenai struktur kimianya, biosintesisnya, penyebaran secara alamiah dan fungsi biologisnya, isolasi dan perbandingan komposisi senyawa kimia dari bermacam-macam jenis tanaman. Tumbuhan obat yang di analisis pada penelitian ini adalah daun tumbuhan Sidaguri (Sida rhombifolia L.) yang di ambil di dua tempat tumbuh yang berbeda, yaitu daerah pesisir dan daerah pegunungan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa daun tumbuhan cinaguri yang di peroleh di daerah pesisir mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid dan steroid, sedangkan daun tumbuhan cinaguri yang di peroleh di daerah pegunungan mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid dan flavonoid.