Heni Nafiqoh
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Karakter Disiplin Anak Usia Dini melalui Pembiasaan Salat Duha Berjamaah Suryamah Suryamah; Heni Nafiqoh; Rita Nurunnisa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i1.30768

Abstract

Menanamkan nilai-nilai disiplin pada anak sejak dini sangat penting, karena hal ini akan membantu anak mengurangi ketergantungan terhadap orang lain. Dengan begitu terlihat dari sifat disiplin anak kelompok A di RA Ar-Rahmi yang belum matang sesuai harapan yang diinginkan menjadi landasan penelitian ini, dikarenakan anak belum mampu membentuk kebiasaan disiplin, terutama dalam kegiatan beribadah. Dengan melakukan pembiasaan salat duha berjamaah yang diterapkan untuk meningkatkan karakter disiplin anak, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter disiplin anak melalui pembiasaan salat duha berjamaah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi secara langsung. Penelitian ini dilakukan selama enam kali pertemuan, dengan jumlah anak sebanyak 10 orang anak yang terdiri dari lima anak laki-laki dan lima anak perempuan. Analisis data melalui reduksi data, display data, kemudian menarik kesimpulan. Pada pertemuan awal terlihat bahwasannya anak mulai berkembang, beda hal nya setelah dilakukannya pertemuan sebanyak enam kali pertemuan, hasilnya sangat baik dan menujukkan adanya peningkatan karakter disiplin sebanyak sembilan anak berkembang sangat baik dan satu anak berkembang sesuai harapan dengan indikator: 1) mentaati aturan salat; 2) Merapihkan Saf Salat; 3) Melakukan gerakan salat dari awal sampai akhir; dan yang ke 4) Merapihkan kembali alat salat.   Instilling discipline values in children from an early age is essential, as it helps children develop independence and reduce their dependence on others. However, observations at RA Ar-Rahmi revealed that the discipline of Group A children had not yet reached the expected level of maturity. This condition forms the basis of the present study, as children had not fully developed disciplined habits, particularly in worship activities. By implementing the habit of performing congregational Duha prayer, this study aims to improve children’s disciplined character. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, documentation, and direct observation. The study was conducted over six meetings and involved 10 children, consisting of five boys and five girls. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that at the initial meeting, children’s disciplined character was categorized as beginning to develop. After six meetings, the results showed a significant improvement, with nine children categorized as developing very well and one child developing as expected. The indicators of disciplined character included (1) obeying prayer rules, (2) arranging prayer rows neatly, (3) performing prayer movements from beginning to end, and (4) tidying up prayer equipment.
PENGARUH PERMAINAN BALOK TERHADAP STIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A DI TKQ AL-IKHLAS MUTIARA Herawati Herawati; Heni Nafiqoh; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i2.31074

Abstract

Salah satu perkembangan yang dimiliki oleh anak adalah perkembangan kognitif. Oleh sebab itu perkembangan kognitif harus distimulasi dengan optimal karena memiliki peran yang sangat kuat terhadap potensi pada masa mendatang. Tetapi stimulasi perkembangan kognitif di TKQ Al-Ikhlas Mutiara Karawang masih rendah karena seringkali pembelajaran hanya menggunakan lembar kerja anak. Maka diperlukan stimulasi yang tepat agar perkembangan kognitif anak kelompok A dapat terstimulasi dengan baik, salah satunya menggunakan alat permainan edukatif. Salah satu alat permainan edukatif ialah balok. Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat permainan balok terhadap stimulasi perkembangan kognitif anak kelompok A di TKQ Al-Ikhlas.  Metode penelitian ini menggunakan ekperimen dengan jenis pra-eksperimental, dengan subjek sepuluh anak kelompok A usia 4-5 tahun. Pengumpulan data menggunakan observasi kemudian dikaji menggunakan statistik parametik dengan uji hipotesis menggunakan Uji-t menggunakan aplikasi SPPS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan thitung sebesar 6,790 dan ttabel 1,753, artinya thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, serta berdasrkan nilai Sig 0,000 < probabilitas 0,05 sehingga terdapat perbedaan signifikan antara peningkatan hasil belajar anak pada kegiatan pretest dan posttest,  sehingga pada variabel bebas (alat permainan balok) mempunyai pengaruh terhadap variabel terikat (stimulasi perkembangan kognitif anak kelompok A).   Cognitive development is one of the essential aspects of early childhood development that must be optimally stimulated, as it plays an important role in supporting children’s future potential. However, the stimulation of cognitive development at TKQ Al-Ikhlas Mutiara Karawang has not been optimal because learning activities often rely solely on children’s worksheets. Therefore, appropriate stimulation is needed to support the cognitive development of Group A children, one of which is through the use of educational play tools. One example of such tools is block play. This study aims to determine the effect of using block play tools on stimulating the cognitive development of Group A children at TKQ Al-Ikhlas. The study employed an experimental method with a pre-experimental design. The research subjects consisted of ten Group A children aged 4–5 years. Data were collected through observation and analyzed using parametric statistical techniques, with hypothesis testing conducted through a t-test using SPSS version 25. The results showed a t-value of 6.790 and a t-table value of 1.753, indicating that t-count > t-table; therefore, H₀ was rejected and Hₐ was accepted. In addition, the significance value of 0.000 < 0.05 indicates a significant difference between children’s learning outcomes in the pretest and posttest activities. These findings demonstrate that the independent variable (block play tools) has a significant effect on the dependent variable, namely the stimulation of cognitive development in Group A children.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA HURUF HIJAIYYAH PADA ANAK KELOMPOK A Melly Widian Fitri; Heni Nafiqoh; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31516

Abstract

Dalam penelitian ini metode yang digunakan pada kemampuan membaca huruf hijaiyyah adalah media. Kemampuan membaca huruf hijaiyyah dapat diteliti meliputi pengenalan huruf, cara melafadzkan huruf hijaiyyah yang baik dan benar dan dapat membedakan huruf hijaiyyah pada bentuk yang sama. Peneliti menemukan berbagai permasalahan yang terjadi di kelas tersebut. Pertama anak belum mengenal huruf hijaiyyah dan tidak dapat membedakan huruf yang memiliki bentuk yang sama seperti ja, ha, kho. Kedua, pengucapan huruf hijaiyyah yang kurang tepat. Ketiga, dalam pembelajaran guru masih menggunakan teknik menirukan secara lisan atau klasikal dalam pembelajaran dengan tidak menggunakan media sehingga anak-anak kelompok A kurang mengingat huruf hijaiyyah yang telah disampaikan dan pembelajaran kurang menarik sehingga anak-anak tidak semangat dalam mengenalkan huruf hijaiyyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah melalui media gambar pada kelompok A di RA Nur Asysyifaa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitiannya adalah anak usia kelompok A yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dan analisis data bahwa media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah anak, yaitu pada indikator menyebutkan dan membedakan huruf hijaiyyah dengan tepat. Sehingga, penggunaan media gambar ini dapat dijadikan pilihan media untuk mengajarkan huruf hijjaiyah untuk anak.