Sharina Munggaraning Westhisi
Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Wheel Of Names dalam Pengembangan Karakter Disiplin Anak Usia Dini Aulia Dwi Rahmah; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i2.31113

Abstract

Kedisiplinan merupakan karakter yang perlu ditanamkan sejak dini. Permasalahan kedisiplinan  di lingkungan sekolah salah satunya adalah anak terlambat masuk sekolah atau tidak mendengarkan petunjuk dan petunjuk guru karena media yang digunakan tidak menarik bagi mereka.Salah satu media yang dapat digunakan adalah media aplikasi wheel of names yang  menarik perhatian anak-anak karena dapat dilengkapi gambar dan warna. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi aplikasi wheel of names dalam pengembangan nilai karakter disiplin anak usia dini di Kober Istiqomah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif dengan menggunakan rumus nilai rata-rata dalam bentuk persentase. Hasil penelitian yang dilakukan dari siklus I sampai siklus II dapat disimpukan bahwa implementasi aplikasi wheel of namesdapat mengembangkan kedisiplinan anak. Hal ini terlihat dari perubahan persentase kedisiplinan anak yang meningkat sesuai dengan tujuan ketuntasan yang telah ditetapkan. Hal ini terbukti dengan persentase kedisplinan anak dari siklus I  pada pertemuan pertama dengan nilai rata-rata 65,7% meningkat di siklus II pada pertemuan ketiga dengan nilai rata-rata 92,7%, dengan indikator datang ke sekolah tepat waktu, anak dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dan anak mampu menaati perintah dan arahan guru.   Discipline is a fundamental character trait that must be instilled during early childhood. In many school environments, disciplinary issues—such as tardiness and non-compliance with instructions—often arise because the instructional media fails to engage the students. To address this, the "Wheel of Names" application was implemented as an interactive tool, utilizing visual elements and colors to capture children's attention. This study aims to evaluate the implementation of the Wheel of Names application in developing disciplinary values among early childhood students at Kober Istiqomah. The research employed Classroom Action Research (CAR), with data collected through observation and analyzed using descriptive statistics to determine average percentage scores. Findings indicate a significant improvement in student discipline from Cycle I to Cycle II. Specifically, the average discipline score rose from 65.7% in the first meeting of Cycle I to 92.7% by the third meeting of Cycle II. This progress was reflected in key indicators, including punctuality, task completion, and adherence to teacher instructions. Consequently, the Wheel of Names application is proven to be an effective medium for fostering discipline in early childhood education.
Peningkatan Kemampuan Berhitung melalui Metode Jarimatika Pada Anak Usia Dini Asri Munawaroh; Wikanengsih Wikanengsih; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i1.30758

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan berhitung di RA Bakti Pertiwi. Sebagian anak kelompok B, masih kesulitan memahami konsep berhitung. Hal ini disebabkan karena hanya sebatas metode yang masih menggunakan ceramah dan permainan berhitung yang kurang bervariasi, sebagian anak terkesan bosan dan kurang tertarik pada bidang aritmatika, sehingga sekolah menyediakan metode jarimatika sebagai solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung pada kelompok B di RA Bakti Pertiwi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dengan desain penelitian PTK model Kemmis dan Taggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan/pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif jenis distribusi frekuensi, dengan mengukur tingkat keberhasilan dari setiap indikator dalam bentuk angka dan persentase, sesuai jumlah frekuensi yang diperoleh. Data kuantitatif dihitung menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk angka dan grafik persentase. Subjek penelitian ini adalah 10 anak yang terdiri dari lima anak perempuan dan lima anak laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus ke-I mencapai 40% pada kategori berkembang sesuai harapan dan siklus ke-II pada pertemuan terakhir mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 80% atau delapan anak berkembang sangat baik.   This study was motivated by the low numeracy skills observed among children at RA Bakti Pertiwi. Several Group B children still experienced difficulties in understanding basic numeracy concepts. This condition was attributed to learning methods that relied primarily on lectures and limited variations of counting games, which caused some children to appear bored and less interested in numeracy learning. Therefore, the school implemented the jarimatika method as a learning solution. This study aims to examine the improvement in numeracy skills of Group B children at RA Bakti Pertiwi. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and Taggart model, which consists of the stages of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation. Data analysis was conducted using descriptive statistical techniques in the form of frequency distributions by measuring the achievement level of each indicator in numerical values and percentages based on the observed frequencies. Quantitative data were calculated using percentage formulas and presented in numerical form and percentage graphs. The research subjects consisted of 10 children, including five girls and five boys. The results indicated that in Cycle I, 40% of the children were categorized as developing as expected. In Cycle II, particularly at the final meeting, a significant improvement was observed, with 80% of the children (eight children) achieving the developing very well category. These findings demonstrate that the jarimatika method effectively improves numeracy skills in early childhood.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA HURUF HIJAIYYAH PADA ANAK KELOMPOK A Melly Widian Fitri; Heni Nafiqoh; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31516

Abstract

Dalam penelitian ini metode yang digunakan pada kemampuan membaca huruf hijaiyyah adalah media. Kemampuan membaca huruf hijaiyyah dapat diteliti meliputi pengenalan huruf, cara melafadzkan huruf hijaiyyah yang baik dan benar dan dapat membedakan huruf hijaiyyah pada bentuk yang sama. Peneliti menemukan berbagai permasalahan yang terjadi di kelas tersebut. Pertama anak belum mengenal huruf hijaiyyah dan tidak dapat membedakan huruf yang memiliki bentuk yang sama seperti ja, ha, kho. Kedua, pengucapan huruf hijaiyyah yang kurang tepat. Ketiga, dalam pembelajaran guru masih menggunakan teknik menirukan secara lisan atau klasikal dalam pembelajaran dengan tidak menggunakan media sehingga anak-anak kelompok A kurang mengingat huruf hijaiyyah yang telah disampaikan dan pembelajaran kurang menarik sehingga anak-anak tidak semangat dalam mengenalkan huruf hijaiyyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah melalui media gambar pada kelompok A di RA Nur Asysyifaa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitiannya adalah anak usia kelompok A yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dan analisis data bahwa media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah anak, yaitu pada indikator menyebutkan dan membedakan huruf hijaiyyah dengan tepat. Sehingga, penggunaan media gambar ini dapat dijadikan pilihan media untuk mengajarkan huruf hijjaiyah untuk anak.
Efektivitas Aplikasi Let’s Read Dalam Meningkatkan Literasi Numersi Anak Usia 5-6 Tahun Elina Anggraeni; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31559

Abstract

Setiap anak terlahir dengan potensi yang berbeda-beda, memiliki kelebihan bakat, minat ataupun kemampuan yang ada pada diri anak. Untuk mengembangkan potensi dan kemampuannya tersebut, anak dapat mengikuti pendidikan anak usia dini. Literasi numerasi sangat penting diajarkan sejak masa anak usia dini sebagai bekal ketarampilan dalam menjalani kehidupan di abad 21 dan usia dini merupakan masa usia emas dimana tingkat kematangan intelektual anak terbentuk hingga 80%. Akan tetapi, berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan, permasalahan yang paling menonjol adalah masalah literasi numerasi anak yang dinilai masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan literasi numerasi anak melalui aplikasi Let’s Read. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian kelompok B1 di Taman Kanak-kanak Al Ma’arij. Teknik analisis data yang digunakan yaaitu teknik analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, pada siklus 1 diketahui bahwa melalui aplikasi Let’s Read, kemampuan literasi numerasi anak yang sudah berkembang 60,41% dan pada siklus II diketahui bahwa melalui aplikasi Let’s Read 85,41% anak kemampuan literasi numerasi anak berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil observasi dan refleksi pada siklus II dapat disimpulkan bahwa melalui aplikasi Let’s Read dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi anak kelompok B TK Al Ma’arij.