Sadar Kurnia Zendrato
Universitas Tidar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Buku Digital Bermuatan Budaya dan Sastra Lokal sebagai Media Literasi Multikultural di SMP Negeri Magelang Linda Eka Pradita; Arif Setyawan; Restu Rakhmawati; Claudia In'am Haya Alimah; Sadar Kurnia Zendrato
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/vz881c64

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga berkarakter dan berwawasan kebinekaan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mendeskripsikan upaya integrasi budaya lokal dalam buku digital  pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai sarana peningkatan literasi multikultural di sekolah.  Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis deskriptif dengan meninjau berbagai praktik pada sekolah yang telah menerapkan buku digital bermuatan budaya dan sastra lokal sebagai media literasi multikultural. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memerlukan langkah-langkah yang terencana meliputi; 1) Identifikasi budaya lokal yang relevan; (2) Pemilihan dan Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual; (3) Kegiatan pembelajaran (apersepsi dan motivasi); 4) Pembelajaran inti; 5) Refleksi dan penanaman nilai budaya; 6) Tindak lanjut berbasis kearifan lokal. Integrasi budaya lokal dilakukan melalui penggunaan teks sastra daerah, proyek literasi berbasis budaya, diskusi multikultural, dan kolaborasi lintas mata pelajaran. Strategi tersebut memungkinkan peserta didik mengenal nilai-nilai kearifan lokal, menghargai perbedaan budaya, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan empatik. Kata Kunci: integrasi, budaya lokal, pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi multikultural