Marsono
Institut Teknologi dan Bisnis Tuban

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis strategi Manajemen Merek Mie Gacoan dalam Membangun Brand Image di kalangan Konsumen Milenial Marsono; Umrotul Hikmah; Ithrotul Farach; , m. Nakula Anjani Putra Sadewa
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen merek yang diterapkan oleh Mie Gacoan Tuban dalam membangun brand image di kalangan konsumen milenial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan konsumen milenial di Tuban, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mie Gacoan Tuban menerapkan strategi manajemen merek yang komprehensif dengan mengintegrasikan keunggulan harga (price branding), identitas visual yang modern (place branding), dan komunikasi pemasaran yang adaptif. Strategi perubahan nama menu menjadi istilah permainan tradisional ditemukan sebagai langkah krusial dalam menjaga reputasi merek agar tetap positif dan inklusif. Di kalangan milenial Tuban, Mie Gacoan berhasil membangun citra sebagai merek yang trendy dan memiliki nilai tinggi (value for money). Kekuatan word of mouth digital dan viralitas media sosial menjadi pilar utama yang memperkuat kesadaran merek, yang pada akhirnya menciptakan loyalitas konsumen yang stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi antara pengalaman fisik di outlet dan janji merek di media sosial adalah kunci keberhasilan manajemen merek Mie Gacoan dalam memenangkan pasar milenial di Tuban. 
Peran Manajemen Merk dan Inovasi Produk dalam Meningkatkan Nilai Jasa Lukis Wajah Gallery Diyart Marsono; Masrurotur Rodiyah; Muaffa Alwa; Rita Amelina Sholehah
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen merek dan inovasi produk dalam meningkatkan nilai jasa lukis wajah pada Galery Diyart yang berlokasi di Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling, meliputi pemilik usaha dan beberapa konsumen Galery Diyart. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galery Diyart menerapkan manajemen merek yang konsisten melalui identitas visual, gaya lukisan khas, serta kualitas dan pelayanan yang baik. Inovasi produk dan layanan dilakukan melalui pengembangan gaya lukisan, inovasi kemasan, pemanfaatan media digital, serta strategi harga. Kombinasi manajemen merek dan inovasi produk berperan penting dalam meningkatkan nilai jasa dan daya saing Galery Diyart.
Pengaruh Brand Image dan Brand Trust Terhadap Loyalitas Konsumen AQUA (Studi Kasus konsumen AQUA Tuban) Marsono; Yuni Nihayatun Nur Aida; Ulfatur Rhohmah; Rosita Eva salsabila
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image dan Brand Trust terhadap Loyalitas Konsumen produk AQUA di Kabupaten Tuban, khususnya dalam konteks meningkatnya dinamika persaingan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) serta isu reputasi merek yang berkembang pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah konsumen AQUA di Kabupaten Tuban dengan jumlah yang tidak diketahui secara pasti, sehingga teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling dengan total responden sebanyak 94 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Konsumen, demikian pula Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Konsumen. Secara simultan, Brand Image dan Brand Trust terbukti berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen AQUA. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,757 menunjukkan bahwa 75,7% variasi loyalitas konsumen dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan citra merek dan kepercayaan konsumen dalam membangun loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.
Analisis Peramalan Stok Hijab Menggunakan Metode Simple Moving Average pada Toko Azkia Scarf Bojonegoro Marsono; Umrotul Hikmah; Mar’atus Sholikhah
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen stok yang tidak optimal seringkali menyebabkan kerugian finansial akibat penumpukan barang (overstock) atau kekurangan persediaan (stockout). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peramalan stok hijab pada Toko Azkia Scarf Bojonegoro menggunakan metode Simple Moving Average (SMA) dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data historis penjualan hijab Januari hingga November 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa penjualan hijab bersifat fluktuatif dengan titik tertinggi pada Juni (455 unit) dan terendah pada Januari dan April (200 unit). Menggunakan interval tiga bulan ($n=3$) dari periode September hingga November, diperoleh hasil peramalan untuk bulan Desember 2025 sebanyak 343 unit. Secara kualitatif, hasil ini memberikan angka moderat yang menghaluskan fluktuasi data guna menghindari kesalahan subjektif dalam pengadaan barang. Implementasi metode SMA terbukti efektif sebagai instrumen pengambilan keputusan bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional dan optimalisasi stok.
Strategi Diferensiasi Produk: Bagaimana Seblak Senja Menciptakan Keunikan di Tengah Persaingan Ketat Marsono; Nailatur Rohmah; Zazaul Magjfiroh; Umi Nadhiroh
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan yang semakin padat pada sektor UMKM kuliner, khususnya akibat kesamaan produk dan perubahan perilaku konsumen, menuntut pelaku usaha untuk mengembangkan strategi yang mampu menciptakan pembeda yang jelas. Salah satu pendekatan yang relevan adalah penerapan strategi diferensiasi produk yang didukung oleh inovasi berkelanjutan serta pengelolaan merek yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana UMKM Seblak Senja menerapkan strategi diferensiasi dalam membangun identitas merek dan mempertahankan keunggulan bersaing di tengah intensitas persaingan pasar seblak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik dan konsumen, serta penelaahan dokumentasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diferensiasi Seblak Senja diwujudkan melalui penekanan pada kualitas produk berbahan baku segar dengan sistem produksi sesuai pesanan, penciptaan pengalaman konsumsi yang unik melalui konsep layanan berbasis alam, serta penguatan citra merek yang konsisten. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi diferensiasi produk, inovasi, dan manajemen merek berkontribusi positif dalam meningkatkan daya tarik konsumen, loyalitas pelanggan, serta keberlanjutan usaha UMKM kuliner.
Analisis Program Membership dan Kualitas Pelayanan pada Apotek Jetak Farma Marsono; Hidayati Mu’immah Ayatin; Nurdiansyah Rico Saputra; Sinta Nur Rohmah; Nofi Afan Muzaki
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to measure the effectiveness and quality of service and membership at Jetak Farma Pharmacy. This study aims to provide a case study that allows customers to further reference each service program available at a retail store, especially Jetak Farma Pharmacy. The Indonesian retail industry has shown positive growth, prompting retailers to compete to develop their businesses by innovating and adapting to digital technology. The research method used to gather relevant information was qualitative interviews. Our team and I conducted interviews with practitioners in the field to gather information related to service and membership. The results of our data collection demonstrate how service quality and customer engagement are vital to driving progress in the retail business.
Penerapan Metode Simple Moving Average (SMA) dalam Peramalan Penjualan guna Menentukan Persediaan Optimal di Rumah Jahit RiBi Marsono; Masrurotur Rodiyah; Ithrotul Farach; Rita Amelina Sholiha; Umi Nadhiroh
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to apply the Simple Moving Average (SMA) method in sales forecasting to determine the optimal level of raw material inventory at Rumah Jahit RiBi. The problem faced by this business is the fluctuation in demand for sewing services that causes inaccuracy in inventory management, thus potentially causing excess or shortage of raw materials. This study uses a quantitative approach with a quantitative descriptive design. The data used is historical data on sewing service sales for one year obtained through documentation and interviews with the business owner. The analysis method used is the Simple Moving Average to forecast sales in the next period. The results of the study show that the SMA method is able to produce more stable sales forecasts compared to actual data which is fluctuating. The forecast results can be used as a basis for determining raw material inventory needs in a more planned and efficient manner. Thus, the application of the SMA method can help Rumah Jahit RiBi in optimizing inventory management, reducing the risk of excess stock, and minimizing raw material shortages that can hamper the production process.
Implementasi Manajemen Operasional di Apotek Farma (di Jl. Chusnan Ali depan MI Tarbiyah Banin Banat, RT/RW: 04/01, Jetak, Kec. Montong, Kab Tuban) Fitri Dwi Nur Safika; Moh. Agus Dwi Assahrul Adhim; Arifatul Khoiriyah; Marsono
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the implementation of operational management at Apotek Farma, located in Montong District, Tuban Regency, and identify obstacles that arise during its implementation. The research method used was field research with a qualitative approach. Informants included responsible pharmacists, technical staff in the pharmaceutical field, and pharmacy employees. The findings indicate that operational management at Apotek Farma has been implemented, but has not yet reached optimal levels in all sectors. Drug inventory management applies the FIFO and FEFO principles, although stock recording remains rudimentary and not fully computerized. Human resource management is considered good, but the number of pharmacy staff is limited during peak hours. To improve service, various improvements have been made to prescription processing procedures, drug counseling, and collaboration with distributors. The main obstacles encountered include delays in drug delivery, the presence of drugs nearing their expiration date, and changes in patient needs.
Implementasi Metode Just In Time dalam Mengurangi Pemborosan Persediaan pada Toko Takdir Jenu Marsono; Sita Romadhoni; Siti Mufdalifah; Umi Saifun Nisa
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Just in Time (JIT) dalam mengurangi pemborosan persediaan pada Toko Takdir Jenu sebagai usaha ritel skala UMKM. Permasalahan utama yang dikaji adalah pembelian barang yang masih didasarkan pada perkiraan, belum adanya batas stok minimum, adanya barang overstock, barang slow moving, risiko barang rusak, serta modal usaha yang tertahan pada stok yang tidak cepat berputar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus. Data yang digunakan berupa data olahan simulatif persediaan, pembelian, dan penjualan 138 item/SKU selama periode Januari-Mei 2026. Analisis dilakukan dengan membandingkan indikator sebelum dan sesudah penerapan JIT, meliputi nilai persediaan rata-rata, jumlah item overstock, nilai barang slow moving, nilai barang rusak atau kedaluwarsa, stockout, inventory turnover, dan lama penyimpanan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persediaan rata-rata menurun dari Rp12.750.000 menjadi Rp8.950.000 atau turun 29,80%. Jumlah item overstock menurun dari 24 item menjadi 10 item, nilai barang slow moving turun dari Rp3.250.000 menjadi Rp1.475.000, dan nilai barang rusak atau kedaluwarsa turun dari Rp620.000 menjadi Rp215.000. Inventory turnover meningkat dari 1,14 kali menjadi 1,68 kali per bulan, sedangkan lama penyimpanan rata-rata menurun dari 26,32 hari menjadi 17,86 hari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa JIT dapat diterapkan secara sederhana pada UMKM ritel melalui pencatatan stok, penentuan reorder point, pembelian kecil tetapi lebih sering, dan koordinasi pemasok.
Analisis Penentuan Safety Stock dan Reorder Point pada Produk Dengan Masa Kadaluarwa Pendek (Perishable Goods) di Apotek Jetak Farma Marsono; Hidayati Mu’immah Ayatin; Sinta Nur Rokhmah; Muhammad Agung Trisna Rifa’i
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen operasional apotek, terutama pada produk yang memiliki masa kedaluwarsa pendek atau perishable goods. Kesalahan dalam pengelolaan persediaan dapat menyebabkan terjadinya kekurangan stok yang menghambat pelayanan maupun penumpukan stok yang berisiko kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi serta kendala Apotek Jetak Farma dalam mengendalikan persediaan produk perishable goods. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi selama periode Januari hingga Maret 2026. Informan dalam penelitian ini meliputi Apoteker Penanggung Jawab Apotek (APA), tenaga teknis kefarmasian, dan staf bagian pengadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Apotek Jetak Farma mengandalkan sistem First Expired First Out (FEFO) dan pemantauan visual harian untuk mencegah kedaluwarsa produk. Keputusan pengadaan barang lebih banyak didasarkan pada intuisi dan pengalaman staf dibandingkan perhitungan matematis yang kaku. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterlambatan pengiriman dari distributor, fluktuasi permintaan pelanggan yang tidak terprediksi, serta keterbatasan sistem informasi inventaris yang masih manual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengelolaan berbasis pengalaman cukup membantu, apotek memerlukan integrasi sistem pencatatan digital untuk meminimalkan human error.