Muhammad Afrijaludin
Universitas Negeri Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

From Surau to Social Media: Nusantara Ulama’s Da'wah Transformation in The Society 5.0 Era Muhammad Afrijaludin; Annisa Nurfajrina; Sofia Zaeti Nur Siregar; Muhammad Chepy Rhevy; Abdul Fadil
Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED) Vol 1 No 2 (2025): December
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Palangka Raya University, Central Kalimantan, Indonesia. Pos Code 73112

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jied.v1i2.23653

Abstract

The transformation of da‘wah in the Nusantara demonstrates a significant shift from the traditions of surau and pesantren to digital platforms with the emergence of Society 5.0, which integrates human interaction and technology within a new ecosystem of religious communication. This shift raises critical questions about how the moderate, contextual, and locally grounded da‘wah values of Nusantara ulama adapt to a digital landscape that is rapid, open, and often vulnerable to distortions of religious authority. This study analyzes the transformation of da‘wah from traditional spaces to digital spheres, identifies enduring values within Nusantara ulama’s da‘wah tradition, and examines the challenges and opportunities of digital preaching in the 5.0 era, employing a literature review with a descriptive analytical qualitative approach through the examination of academic publications from 2015 to 2025. The findings reveal that digital da‘wah offers broad accessibility and creative modes of delivering religious messages while presenting challenges such as fragmented authority, content commercialization, and the proliferation of non-scholarly preaching, indicating the need to internalize traditional values such as hikmah (wisdom), tawazunb(balance), and tasamuh (tolerance) to maintain ethical da‘wah practices in online spaces. In conclusion, the digital transformation of Nusantara ulama’s da‘wah represents not merely a shift in medium but a process of recontextualizing core values to cultivate digital da‘wah that is moderate, ethical, and relevant to the needs of 21st-century society.
Figur Habib Husein Ja’far dan Pengaruhnya terhadap Religiositas Generasi Z Muslim Digital Muhammad Afrijaludin; Dio Aryansyah; Syifa Fajriyah; Girllis Nurrukhyati Ramdanis Sadiyah; Puja Maharani
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah derasnya arus digitalisasi, figur-figur keagamaan baru bermunculan dan memperoleh tempat khusus di hati Generasi Z, salah satunya adalah Habib Husein Ja’far. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Habib Husein Ja’far sebagai figur keagamaan digital dalam membentuk religiositas Generasi Z Muslim, khususnya mahasiswa PAI UNJ 2023. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menelaah strategi komunikasi dakwah, proses pembentukan otoritas religius digital, serta pengaruh konten dakwah terhadap pemahaman, sikap, dan praktik keberagamaan audiens. Data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada 12 mahasiswa serta analisis konten media sosial yang diproduksi Habib Husein Ja’far. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang santai, rasional, humoris, dan inklusif membangun kedekatan emosional (parasocial interaction) yang memperkuat pemahaman agama moderat dan meningkatkan sikap toleransi. Habib Husein Ja’far terbukti mampu menjembatani nilai-nilai Islam dengan budaya digital, sehingga berpengaruh signifikan terhadap konstruksi religiositas generasi muda.
Transformasi Pembelajaran PAI Abad 21 melalui Deep Learning Berbasis Spiritualitas Islami Annisa Nurfajrina; Muhammad Afrijaludin; Muhibatul Muyasyaroh; Dio Aryansyah; Abdul Fadil
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era modern menuntut pendekatan yang mampu menggugah pemahaman mendalam serta kesadaran spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran mendalam dalam Pendidikan Agama Islam sebagai strategi penguatan kompetensi spiritual di abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pemahaman keagamaan secara bermakna, menumbuhkan refleksi spiritual, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital. Pembahasan menegaskan bahwa keberhasilan penerapan sangat ditentukan oleh kesiapan guru, rancangan pembelajaran, dan dukungan teknologi. Penelitian ini menekankan perlunya pembaruan pedagogis agar pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi lebih reflektif, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan generasi modern.