Ina Sugiharti
Sarjana Kebidanan, Universitas Bhakti Kencana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN BABY BLUES SYNDROME DAN DEPRESI PASCA MELAHIRKAN PADA IBU NIFAS DAN MENYUSUI Wulan Wijaya; Ina Sugiharti; Dyah Ayu Fitriani; Meda Yuliani; Linda Listriyati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37375

Abstract

Abstrak: Puskesmas Puding Besar merupakan salah satu Puskesmas yang mendukung kesehatan mental Ibu, baik pada Ibu hamil, Nifas dan menyusui. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya pengetahuan ibu mengenai perubahan psikologis normal dan patologis setelah melahirkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah baby blues syndrom dan depresi pasca melahirkan melalui peningkatan pemahaman Ibu. Kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan dan sharing pengalaman yang diikuti oleh 30 Ibu nifas dan menyusui di wilayah Kerja Puskesmas Puding Besar. Evaluasi dilakukan melalui pre-test & post-test interakti dan tanya jawab dari peserta. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan Ibu tentang baby blues syndrom dan depresi pasca melahirkan meningkat dari 8,20 menjadi 12,85 dan peningkatan pengetahuan tentang ASI dari 9,10 menjadi 13,40. Ibu nifas untuk dapat mengeksplorasikan pengalaman-pengalaman tersebut dengan didampingi oleh anggota keluarag terutama suami serta didukung oleh tenaga kesehatan (bidan) guna menimalisir kejadian depresi atau tekanan saat melakukan perawatan pada bayi sehingga Ibu menjadi lebih tenang dan nyaman saat memberikan ASI.Abstract: Puding Besar Health Center is one of the Health Centers that supports maternal mental health, both for pregnant women, postpartum women, and breastfeeding women. The main problem identified includes mothers' low knowledge regarding normal and pathological psychological changes after childbirth. This community service activity aims to prevent baby blues syndrome and postpartum depression by increasing mothers' understanding. Activities include socialization, counseling, and sharing experiences attended by 30 postpartum and breastfeeding mothers in the Puding Besar Community Health Center's work area. Evaluation was carried out through pre-test & post-test interactions and questions and answers from participants. The results of the community service activity showed an increase in mothers' knowledge about baby blues syndrome and postpartum depression from 8.20 to 12.85 and an increase in knowledge about breastfeeding from 9.10 to 13.40. Postpartum mothers can explore these experiences accompanied by family members, especially husbands, and supported by health workers (midwives) to minimize the incidence of depression or stress when caring for babies so that mothers can be calmer and more comfortable when breastfeeding. 
PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI MELALUI PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Wulan Wijaya; Devi Elfita Sari; Ina Sugiharti; Dyah Ayu Fitriani; Linda Listriyati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.42996

Abstract

Abstrak: ASI eksklusif berperan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan bayi. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai ASI eksklusif melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 31 ibu menyusui menggunakan desain one-group pretest-posttest. Pengetahuan diukur sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan paired samples t-test dengan α = 0,05. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 63,84 sebelum edukasi menjadi 81,19 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 17,35 poin. Hasil paired samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah edukasi (t = 82,558; df = 30; p < 0,001). Edukasi ASI eksklusif secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui dan dapat menjadi strategi promotif dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Abstract: Exclusive breastfeeding plays a crucial role in supporting infant health and growth. Maternal knowledge is a key factor contributing to the success of exclusive breastfeeding. This activity aimed to improve breastfeeding mothers' knowledge regarding exclusive breastfeeding through health education. The activity involved 31 breastfeeding mothers and utilized a one-group pretest-posttest design. Knowledge was assessed before and after the education session. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods, specifically the paired samples t-test with α = 0.05. The mean knowledge score increased from 63.84 pre-education to 81.19 post-education, representing an increase of 17.35 points. The paired samples t-test revealed a significant difference between pre- and post-education scores (t = 82.558; df = 30; p < 0.001). Education on exclusive breastfeeding significantly improves the knowledge of breastfeeding mothers and can serve as a promotional strategy to support the success of exclusive breastfeeding.