Motivasi belajar merupakan aspek psikologis yang berperan penting dalam menentukan keterlibatan, ketekunan, dan keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Perspektif psikologi pendidikan modern memandang motivasi sebagai hasil interaksi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi proses belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep motivasi belajar, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik berdasarkan kajian psikologi pendidikan modern. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada basis data Scopus menggunakan kata kunci learning motivation dan educational psychology untuk publikasi tahun 2022–2026. Dari 1.014 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 21 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh efikasi diri, regulasi diri, resiliensi, minat belajar, dukungan sosial, hubungan guru dan siswa, serta lingkungan pembelajaran. Motivasi intrinsik berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan, strategi belajar, dan prestasi akademik, sedangkan motivasi ekstrinsik diperkuat melalui dukungan guru, keluarga, dan lingkungan belajar. Selain itu, pembelajaran kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk blended learning dan kecerdasan buatan mampu meningkatkan motivasi belajar apabila didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan motivasi belajar perlu dilakukan secara terpadu melalui pengembangan faktor internal peserta didik dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung.