Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MESIN PEMBERSIH DRAINASE BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA BESILAM Ani Sutiani; Lasker P. Sinaga; Dewi Wulandari; Pardomuan Sitompul; Wasis Wuyung Wisnu Brata
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyumbatan saluran drainase oleh sampah dan endapan lumpur menjadi penyebab berulangnya genangan air di Desa Besilam, sedangkan pembersihan manual belum mampu memberikan hasil yang efisien dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan mesin pembersih drainase berbasis teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengoperasian dan pemeliharaannya. Program dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan mitra, persiapan teknologi, sosialisasi, demonstrasi, praktik lapangan, pendampingan, dan evaluasi deskriptif menggunakan observasi, wawancara, diskusi, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin mampu mengangkat sampah organik, sampah anorganik, dan endapan lumpur yang menghambat aliran. Pascapembersihan, kondisi saluran teramati lebih bersih dan aliran air lebih lancar. Masyarakat dan perangkat desa mampu memahami tahapan pengoperasian, keselamatan kerja, perawatan rutin, serta pengelolaan residu hasil pembersihan. Program juga mendorong komitmen mitra untuk menyusun jadwal pemeliharaan berkala dan memperkuat gotong royong. Penerapan teknologi tepat guna yang disertai transfer keterampilan dan penguatan tata kelola lokal berpotensi menjadi model pemeliharaan drainase desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Mentoring for Elementary School Teachers on Critical, Mindful, and Life-Skills-Oriented Learning Martina Restuati; Syawal Gultom; Ani Sutiani; Hermawan Syahputra; Suwanto
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i3.774

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar perlu dikembangkan tidak hanya untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk kemampuan berpikir kritis, kesadaran diri dan sosial, serta kecakapan hidup peserta didik dalam menghadapi berbagai persoalan kontekstual. Namun, sebagian guru masih menghadapi keterbatasan dalam merancang aktivitas pembelajaran yang mengintegrasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi, refleksi, keterampilan sosial, dan asesmen autentik secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar di Kecamatan Tanjung Pura dalam merancang dan menerapkan pembelajaran kritis, berkesadaran, dan berorientasi kecakapan hidup. Program dilaksanakan pada 30 April 2026 di SD Negeri 050727 Tanjung Pura dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang mencakup analisis kebutuhan, workshop, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, simulasi, evaluasi, dan refleksi. Data capaian program diperoleh melalui observasi, telaah produk perangkat pembelajaran, angket respons peserta, serta refleksi guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun pertanyaan berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), merancang aktivitas analisis dan refleksi, mengintegrasikan komunikasi, kolaborasi, tanggung jawab, serta pengambilan keputusan ke dalam proses pembelajaran, dan mengembangkan asesmen yang lebih autentik. Peserta juga memberikan respons positif terhadap relevansi, kejelasan, dan keterterapan materi dalam pembelajaran di kelas. Kendala pelaksanaan terutama berkaitan dengan keterbatasan waktu, variasi kemampuan awal peserta, dan dukungan fasilitas teknologi. Pendampingan yang terstruktur dan berbasis praktik dapat memperkuat kesiapan pedagogis guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, dan berorientasi kecakapan hidup. Keberlanjutan program perlu didukung melalui konsultasi daring dan pengembangan komunitas praktik guru.