Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Wacana Kekerasan Aparat di Media Sosial: Analisis Kritis Van Dijk atas Kasus Penembakan TNI di Palembang Darwin Effendi; Deswita Azzahra; Bunga Aprilia; Imelda Zalianty; Rintan Suci Lestari; Ella Indira; Rinda Septianah; Santri Aulia Tama; Revalima Paramita; Dea Nabila
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kekerasan aparat dalam media sosial pada kasus penembakan yang melibatkan oknum TNI di Palembang menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Media sosial dipahami sebagai ruang publik digital yang tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menjadi arena produksi wacana yang sarat ideologi, kekuasaan, dan emosi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa video viral, caption, komentar, tagar, dan berita daring pendukung yang dikumpulkan secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana kekerasan aparat dikonstruksi melalui makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur yang diperkuat oleh kognisi sosial serta konteks sosial. Makrostruktur memperlihatkan tema dominan berupa kekerasan, keadilan, disiplin institusi, dan pembelaan terhadap TNI. Superstruktur menunjukkan pola narasi yang diawali kronologi, reaksi publik, klarifikasi, hingga tuntutan keadilan. Mikrostruktur memperlihatkan penggunaan bahasa emosional yang memperkuat polarisasi opini. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial berperan sebagai ruang pertarungan wacana yang membentuk representasi kekerasan aparat secara ideologis dan tidak netral. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat memperkuat literasi digital masyarakat dalam membaca narasi viral secara kritis sebelum membentuk opini publik.